Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Tangkapan layar TV Parlemen)

Politik

Hadapi Warisan Utang Rp1.300 T, DPR Pertanyakan Strategi Menkeu Purbaya

KAMIS, 11 SEPTEMBER 2025 | 10:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendapat warisan utang jumbo Rp1.300 triliun dari Sri Mulyani yang harus dibayar tahun ini.

Dalam rapat kerja perdananya sebagai Menkeu, Anggota Komisi XI dari Fraksi PDI Perjuangan, Harris Turino, menyoroti kemampuan pemerintah khususnya strategi Purbaya dalam memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga utang tahun ini.

“Nah, saya terus terang bertanya-tanya terus Pak, ini apakah memang benar kita punya kemampuan bayar yang sound and clear untuk ini?” ujar Harris dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen; Senayan, Jakarta, Rabu 10 September 2025.


Tak berhenti di situ, Harris juga mengingatkan rencana pemerintah menarik utang baru untuk membiayai APBN 2026. 

“Untuk tahun depan kira-kira seperti apa Pak? Jangan sampai terjadi default,” sambungnya.

Nada serupa datang dari Anggota Komisi XI Fraksi Gerindra, Kamrussamad. Ia menilai momentum pergantian menteri keuangan harus dimanfaatkan untuk menyiapkan strategi jangka menengah hingga panjang terkait manajemen utang.

“Kita mengetahui dalam postur APBN kita dari tahun ke tahun, ada beban utang yang begitu besar yang setiap tahun jatuh tempo. Ini adalah satu momentum yang tepat bagi menteri keuangan untuk menyusun strategi dan skenario terhadap pengurangan utang,” tegasnya.

Menjawab hal itu, Menkeu Purbaya menekankan komitmennya menjaga agar pengelolaan fiskal tetap efektif. 

“Dan utang yang sudah kita keluarkan itu betul-betul bermanfaat buat ekonomi,” ucapnya.

Sebagai catatan, tahun ini pemerintah harus menyiapkan dana Rp833,9 triliun untuk membayar utang jatuh tempo dan Rp599,4 triliun untuk bunga utang. Sementara dalam RAPBN 2026, pemerintah kembali berencana menarik utang baru senilai Rp781 triliun.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

Banjir, Macet, dan Kemiskinan di Jakarta Mendesak Dituntaskan

Senin, 23 Februari 2026 | 06:07

Jokowi Memang sudah Selesai, Tapi Masih Ada Gibran dan Kaesang

Senin, 23 Februari 2026 | 05:39

Tiga Waria Positif HIV Usai Terjaring Razia di Banda Aceh

Senin, 23 Februari 2026 | 05:28

Penakluk Raksasa

Senin, 23 Februari 2026 | 05:13

Kisah Tragis Utsman bin Affan: 40 Hari Pengepungan, Satu Mushaf Berdarah

Senin, 23 Februari 2026 | 04:26

Kebangkitan PPP Dimulai dari Jabar

Senin, 23 Februari 2026 | 04:10

Prabowo Tak Beruntung terkait Tarif Trump

Senin, 23 Februari 2026 | 04:05

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Tembok Ratapan Solo Jadi Potret Wajah Kekuasaan Jokowi yang Memudar

Senin, 23 Februari 2026 | 03:27

Persib Kokoh di Puncak Klasemen Usai Tekuk Persita 1-0

Senin, 23 Februari 2026 | 03:00

Selengkapnya