Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

PANI Yakin Bakal Raup Marketing Sales Rp 5,3 Triliun di 2025

RABU, 10 SEPTEMBER 2025 | 13:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emiten properti PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) atau PIK2,  optimis dapat mencapai target penjualan Rp5,3 triliun sepanjang tahun ini. 

Manajemen PANI mengatakan saat ini perseroan terus berusaha agar kinerja marketing sales bisa mencapai target, meskipun saat ini perseroan belum bisa memaparkan realisasi marketing sales hingga Juni maupun Agustus 2025. Rencananya pengumuman terkait marketing sales tersebut baru akan dirilis pada Oktober 2025.

Direktur PANI, Yohanes Edmond Budiman mengatakan akan ada dorongan dari belanja pemerintah yang digenjot pada semester II-2025. Pengeluaran APBN di paruh kedua tahun ini yang mencapai Rp2,12 triliun, diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat.


Selain itu, dengan adanya tren pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yakni BI Rate, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. 

BI Rate telah turun dua kali sepanjang tahun ini, menjadi 5 persen saat ini. Dengan begitu, biaya dana atau cost of fund perbankan akan turun. Ketika ini terjadi, suku bunga pembiayaan di sektor properti juga diharapkan turun.

Yohanes berharap sentimen-sentimen tersebut bisa menjadi faktor pendorong minat investasi dan pembelian masyarakat terhadap properti hingga akhir tahun. 

PANI mencatatkan pendapatan pra penjualan alias marketing sales Rp 1,2 triliun pada paruh pertama 2025.

Laba bersih PANI juga melonjak 377 persen menjadi Rp236 miliar. Dari sisi fundamental keuangan, per 30 Juni 2025, total aset perseroan mencapai Rp48,8 triliun, naik 5 persen dari akhir tahun 2024.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya