Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan rapat kerja (raker) perdana dengan Komisi XI DPR. (Foto: TV Parlemen)

Bisnis

Rapat Perdana Menkeu Baru di DPR, Purbaya Ungkap Tak Lagi Bisa Bicara Bebas

RABU, 10 SEPTEMBER 2025 | 12:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan rapat kerja (raker) perdana dengan Komisi XI DPR setelah resmi dilantik menjadi Menkeu baru.
 
"Ini Pak, kunjungan saya yang pertama sebagai Menteri Keuangan, betul Pak," kata Purbaya dalam rapat kerja dan anggaran Kementerian Keuangan 2026 di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu, 10 September 2025.

Dalam pernyataannya di hadapan DPR, Purbaya mengatakan biasanya ia hadir di DPR sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan dikenal dengan gaya bicara yang koboi.


"Biasanya sebagai LPS, kalau Ketua LPS saya katanya ngomongnya kayak agak koboi. Sekarang, nggak boleh saya. Saya baru merasakan dampaknya, rupanya beda," kata Purbaya yang disambut tawa oleh peserta rapat.

Untuk itu, Purbaya menyebut akan menjelaskan paparan sesuai dengan yang disiapkan oleh staf Kemenkeu, dan tidak akan bicara secara bebas.

"Pidato yang sudah disiapkan oleh staf saya di sini Pak. Jadi nggak ada session bebas lagi," ujarnya.

Purbaya resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan yang baru setelah resmi melakukan serah terima jabatan dengan Sri Mulyani Indrawati pada Selasa, 9 September 2025. 

Beberapa menit setelah pelantikan, banyak netizen yang tercengang dengan gaya bicara Purbaya yang koboi bahkan terkesan arogan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya