Berita

Postingan di Instagram Yudo Sadewa sebelum lenyap. (Foto: Inews/Threads)

Politik

Akun Anak Menkeu Purbaya Sebut Srimul Agen CIA Lenyap

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 16:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dituding sebagai agen atau mata-mata yang berafiliasi pada lembaga intelijen Amerika Serikat (CIA).
 
Tudingan itu terlontar dari postingan anak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Yudo Achilles Sadewa dalam akun instagram pribadinya.  
 
Kendati akun tersebut diketahui sudah lenyap saat ini, namun sempat beredar beberapa jam di jagat media sosial.
 

 
"Alhamdulillah, ayahku melengserkan agen CIA Amerika yang menyamar jadi menteri," tulis Yudo di Instagram pribadinya dikutip redaksi di Jakarta, Selasa, 9 September 2025.

Yudo diketahui memiliki akun Instagram @yvdos4dewa yang sempat memiliki 83 ribu pengikut, 82 konten, dan mengikuti 569 akun.

Namun, setelah unggahannya viral, akun tersebut menghilang. Ia masih memiliki akun lain, @yudosadewa yang kini diprivat.

Selain itu, wanita kelahiran Bandar Lampung, 26 Agustus 1962 ini juga pernah menjadi Asisten Profesor, University of illinois at Urbana, Champaign, USA.
    

Terkait kedekatan Sri Mulyani dengan Amerika Serikat memang bukan rahasia umum. Srimul pernah menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia yang berkantor di Washington pada 2010 hingga 2016.

Sejak menjadi Menkeu di era pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo hingga Prabowo, kebijakannya banyak dianggap berpihak ke barat.

Bahkan ekonom senior mendiang Rizal Ramli pernah menyebut Srimul sebagai Sales Promotion Girl (SPG) Bank Dunia pada Januari 2019. 

“Jadi investor internasional seneng banget dengan Menteri Keuangan SPG Bank Dunia ini," ujar RR akrab disapa.

Ekonom Pancasila Yudhie Haryono juga menyebut Srimul sebagai aktor utama dari ekonomi neoliberal di Indonesia.

“Semua ekonom yang dipilih untuk membantu presiden di kabinet bermazhab neoliberal. Tentu dengan Sri Mulyani sebagai nakhoda utama,” ujar Yudhie kepada RMOL di Jakarta, Rabu, 6 Agustus 2025.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya