Berita

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Demi Proyek Ambisius Prabowo, BI-Kemenkeu Gunakan Skema Burden Sharing

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 12:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI) menyepakati pembagian beban bunga (burden sharing) dalam mendukung program Asta Cita Pemerintah Presiden Prabowo Subianto, khususnya program perumahan rakyat serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dalam pernyataan bersama, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan, pembagian beban bunga dilakukan melalui Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan pemerintah. 

“Cara pembagian beban bunga dilakukan dengan membagi rata biaya atas realisasi alokasi anggaran untuk program pemerintah terkait perumahan rakyat dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih setelah dikurangi imbal hasil untuk penempatan pemerintah terkait kedua program tersebut di lembaga keuangan domestik,” kata Denny dalam siaran pers, Senin, 8 September 2025.


Denny mengatakan, dalam pelaksanaannya, pembagian beban dilakukan dalam bentuk pemberian tambahan bunga terhadap rekening pemerintah yang ada di Bank Indonesia. 

Menurutnya, hal ini sejalan dengan peran Bank Indonesia sebagai pemegang kas pemerintah sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

BI mengklaim besaran tambahan bunga oleh BI kepada pemerintah tetap konsisten dengan program moneter untuk menjaga stabilitas perekonomian, serta bersinergi untuk memberikan ruang fiskal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 

Adapun kesepakatan bersama dengan Kementerian Keuangan ini mulai berlaku pada 2025 sampai dengan berakhirnya program pemerintah.

Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia; kata Denny terus berkomitmen untuk melakukan pembagian beban bunga secara transparan, akuntabel, dan dengan tata kelola yang kuat. 

“Dalam pelaksanaannya, sinergi tetap mengacu pada prinsip-prinsip kebijakan fiskal dan moneter yang berhati-hati dengan terus menjaga disiplin dan integritas pasar,” tuturnya Denny.

Sebelumnya Gubernur BI, Perry Warjiyo sendiri telah mengatakan rencana burden sharing dilakukan dengan membeli SBN dari pasar sekunder. 

Sebagian dana hasil pembelian itu dialokasikan oleh Kementerian Keuangan untuk program perumahan rakyat dan Koperasi Desa Merah Putih.

“Dengan burden sharing atau pembagian beban bunga yang tentu saja bersama BI dan Kemenkeu, dan karenanya akan mengurangi beban pembiayaan dari program-program untuk ekonomi kerakyatan dalam program Asta Cita,” kata Perry dalam rapat kerja daring bersama DPD RI, Selasa, 2 September 2025.

Sejak awal tahun bank sentral tercatat sudah membeli SBN sebanyak Rp200 triliun. Nantinya, dalam skema tersebut keduanya akan membagi beban bunga SBN. 

Perry mencontohkan, untuk pendanaan perumahan rakyat, beban efektif masing-masing pihak sebesar 2,9 persen. Sementara untuk Koperasi Desa Merah Putih, bunga efektifnya 2,15 persen.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya