Berita

Wisnu Satya Putra dan praktisi industri Wira Gumay (Foto: Feel Good Network)

Bisnis

Kondisi Pasar Hadapi Transformasi, Feel Good Network Beri Pendekatan Kolaboratif

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 10:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Banyak brand di Indonesia yang saat ini menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kehati-hatian ekonomi mendorong kebutuhan efisiensi, sementara perilaku konsumen dan media semakin terfragmentasi.  

Di sisi lain, siklus tren yang begitu cepat menuntut brand bisa beradaptasi dengan lincah agar tetap relevan dan tidak kehilangan daya tarik.

Banyak brand atau merek yang terjebak pada solusi yang terbatas, sehingga kampanye berjalan terpisah-pisah. Kesempatan untuk integrasi pun terlewatkan.


Tantangan inilah yang mendorong lahirnya Feel Good Network, jaringan kreatif baru yang didirikan Wisnu Satya Putra bersama praktisi industri Wira Gumay.

Feel Good Network hadir untuk menempatkan klien sebagai sentral utama dengan mengusung pendekatan kolaboratif. 

Feel Good Network tidak memberi kampanye jangka pendek, melainkan menawarkan layanan yang mencakup pembangunan aset intelektual jangka panjang (IP building), integrasi modular ke berbagai kanal komunikasi (ATL, BTL, TTL, hingga digital), serta pola kemitraan yang erat dengan klien.

Wisnu Satya Putra, CEO Feel Good Network menegaskan, yang dibutuhkan saat ini adalah partner bisnis yang benar-benar memahami realita bisnis.

“Klien tidak membutuhkan hanya sekadar agency, yang mereka butuhkan adalah partner bisnis yang benar-benar memahami realita bisnis, bergerak secepat bisnis mereka, dan
bersama-sama menciptakan solusi yang tepat di keadaan market saat ini,” ujar Wisnu dalam keterangannya yang diterima redaksi, Senin 8 September 2025. 

“Kami hadir untuk bekerja berdampingan, bukan dari kejauhan,” tambahnya.

Didukung oleh investasi ekuitas swasta serta tim kepemimpinan berpengalaman dari berbagai agensi multinasional, Feel Good Network memadukan standar internasional yang terbukti
dengan pemahaman budaya lokal dan kemampuan beradaptasi. 

Model hybrid ini memungkinkan jaringan untuk terus berkembang, sekaligus tetap berakar kuat di pasar Indonesia.

Wira Gumay, COO Feel Good Network, menambahkan bahwa ukuran keberhasilan Feel Good Network bukan hanya sekadar KPI kampanye. 

“Yang terpenting adalah bagaimana proses dan kemitraan itu terasa menyenangkan. Ketika kolaborasi berjalan dengan baik, dampaknya akan mengikuti,” katanya.

Ia menegaskan, Feel Good Network percaya bahwa ketika klien, tim, dan partner sama-sama merasa “feel good”, industri pun akan ikut berkembang. 

"Filosofi inilah yang menjadi landasan setiap langkah kami: menghadirkan kebaikan bagi orang-orang, bagi industri, dan bagi karya yang kami ciptakan Bersama," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya