Berita

Penumpang kereta api di Stasiun Bandung. (Foto: Dokumentasi Daop 2)

Nusantara

Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW

Daop 2 Bandung Layani 109 Ribu Penumpang Kereta Api

SENIN, 08 SEPTEMBER 2025 | 04:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lonjakan penumpang kereta api terjadi di wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW. Hingga Sabtu, 6 September 2025, tercatat sudah 109.055 penumpang memilih menggunakan kereta api untuk bepergian dari dan menuju Bandung.

Angka tersebut adalah akumulasi perjalanan sejak Jumat (4 September 2025) dan diprediksi terus bertambah hingga Senin (8 September 2025). Tingginya minat masyarakat menunjukan kereta api tetap menjadi moda favorit lantaran bebas macet, lebih nyaman, dan terjaga keselamatannya.

Okupansi kereta jarak jauh bahkan menembus 105 persen dari jumlah tempat duduk yang tersedia. Hal ini terjadi lantaran adanya sistem dinamis, di mana kursi bisa langsung terjual kembali setelah penumpang turun di stasiun antara.


Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, memastikan pelayanan tetap optimal meski penumpang membludak.

"KAI berkomitmen menjaga keselamatan, ketepatan waktu, serta kenyamanan pelanggan agar perjalanan libur panjang tetap menyenangkan," ujar Kuswardojo seperti dikutip RMOLJabar pada Minggu 7 September 2025.

KAI juga mengimbau penumpang supaya datang lebih awal ke stasiun, menyiapkan tiket dan identitas sesuai aturan, serta mematuhi ketentuan perjalanan.

Bagi masyarakat yang belum mempunyai tiket, pembelian dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, atau mitra resmi lainnya.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya