Berita

Ilustrasi

Politik

Usman Tokan: Caketum PPP Harus Mampu Galang Kekuatan dari Pemilih Tradisional

SABTU, 06 SEPTEMBER 2025 | 17:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan diselenggarakan pada akhir September 2025, diharapkan melahirkan ketua umum yang mampu menggalang kekuatan dari pemilih tradisional.

Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Usman Tokan menjelaskan, bursa pencalonan ketum PPP terbuka bagi setiap kader.

"DPP mempersilahkan kader terbaik partai yang pemilu kemarin ikut berjuang memenangkan PPP, meskipun Allah berkehendak lain terhadap PPP di Pemilu 2024 kemarin," ujar Tokan kepada RMOL, Sabtu, 6 September 2025.


Dia mengatakan, seharusnya bakal calon ketum yang akan ikut meramaikan bursa pemilihan ketum PPP, dapat menyiapkan diri untuk bisa membawa PPP lolos parliamentary threshold di pemilihan umum (Pemilu) 2029.

"Bagi yang mencalonkan diri, pasti sudah memperhitungkan secara cermat, tidak hanya membuat konsep yang bagus dalam upaya pemenangan Pemilu 2029 yang akan datang," tuturnya.

Selain memastikan konsep pemenangan di Pemilu 2029, Tokan juga menyampaikan satu hal yang harus dipikirkan pemimpin PPP selanjutnya.

"Tapi harus mampu juga menggalang kekuatan pemilih tradisional untuk kembali ke rumah besar umat Islam," katanya.

Lebih dari itu, Tokan juga berharap ketum partai berlogo Ka'bah nanti juga mampu memastikan logistik Pemilu 2029 tercukupi.

"Serta mampu menghadirkan kapital yang cukup untuk menggerakan partai Islam atau PPP yg kita cintai ini," demikian Tokan menambahkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya