Berita

President University Lecturer Abdul Wahid Maktub. (Foto: Tangkapan Layar Halaqah AWM)

Politik

Umat Islam Bertanggung Jawab Terhadap Perbaikan Bangsa

SABTU, 06 SEPTEMBER 2025 | 05:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Umat Islam memiliki tanggung jawab moral besar untuk mampu memperbaiki dan memberikan kebaikan dalam berbangsa dan bernegara.

Hal itu disampaikan Presiden University Lecturer Abdul Wahid Maktub dalam acara virtual Halaqah AWM malam Sabtuan Abdul Wahid Maktub dengan tema "Demonstrasi dalam Islam", Jumat malam, 5 September 2025.

Ia mengurai bahwa Rasulullah SAW mengajarkan untuk melakukan tiga hal ketika melihat kemungkaran. Pertama menggunakan kekuasaan.


Kedua, jika tidak bisa, maka dengan lisan untuk menegur yang tidak benar. Ketiga, jika tidak mampu melakukan dengan lisan bisa dilakukan lewat hati, meskipun hal itu dianggap sebagai selemah-lemahnya iman.

"Artinya apa? Umat Islam punya tanggung jawab terhadap kebaikan dan perbaikan bangsa dan negara kita. Apalagi mayoritas. Oleh karena itu, bagaimana sikap dan perilaku umat Islam ini, supaya betul-betul konstruktif, bukan destruktif," kata Abdul Wahid Maktub.

"Dan memberikan kenyamanan, keamanan. Dengan demo ini, kemudian kita merasakan keamanan lebih. Dengan demo ini, kita merasakan kesejahteraan lebih baik," sambungnya.

Ia tidak berharap demonstrasi massa justru membuat masyarakat semakin takut dan menderita. Jika hal itu terjadi, maka pengertian demonstrasi massa dianggap gagal dalam hukum Islam.

"Ini berarti demo itu gagal dalam pengertian hukum Islam," pungkasnya.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya