Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Nasdaq Pimpin Lonjakan, Saham Apple dan Alphabet Moncer

KAMIS, 04 SEPTEMBER 2025 | 08:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street berakhir variatif, seiring melemahnya pasar tenaga kerja.

Data terbaru dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS menyebutkan bahwa lowongan kerja yang tersedia turun menjadi 7,18 juta dari angka 7,36 juta yang direvisi turun pada Juni. 

Dikutip dari Reuters, Nasdaq Composite Index ditutup melonjak 218,10 poin atau 1,03 persen menjadi 21.497,73 pada perdagangan Rabu 3 September 2025 waktu setempat. 


S&P 500 menguat 32,72 poin atau 0,51 persen ke posisi 6.448,26, dan Dow Jones Industrial Average jatuh 24,58 poin atau 0,05 persen menjadi 45.271,23.

Saham Alphabet melesat 9,1 persen setelah hakim federal AS menolak usulan pemecahan perusahaan induk Google itu, meski tetap membatasi kontrak eksklusif dengan produsen perangkat dan pengembang peramban.

Saham Apple turut terdorong 3,8 persen karena putusan tersebut mempertahankan pembayaran bernilai besar dari Google. 

Saham Macy's meroket 20,7 persen setelah menaikkan proyeksi laba tahunannya. Sebaliknya, saham Dollar Tree turun 8,4 persen lantaran proyeksi laba kuartal berjalan berada di bawah perkiraan akibat beban tarif impor.

Jumlah saham yang naik melebihi yang turun dengan rasio 1,33 banding 1 di NYSE . Terdapat 224 harga tertinggi baru dan 45 terendah baru di NYSE .

Volume perdagangan di bursa Wall Street mencapai 14,95 miliar lembar saham, dibandingkan rata-rata 16,18 miliar lembar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir. 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya