Berita

Pengurus PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA) bersama PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA). (Foto: Dokumentasi MDIA)

Bisnis

VIVA Raih Laba Rp1,19 Triliun

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 19:32 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA) bersama PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) menutup Semester I 2025 dengan kinerja yang solid.

VIVA sukses meraih laba bersih Rp1,19 triliun, sedangkan MDIA mencatat lonjakan EBITDA hingga 93 persen. Capaian ini mempertegas arah pertumbuhan positif kedua emiten media tersebut.

Dalam enam bulan pertama tahun ini, VIVA mampu membalikkan kerugian menjadi laba berkat restrukturisasi keuangan yang efektif. Perseroan membukukan pendapatan Rp477,9 miliar dengan EBITDA Rp32,8 miliar atau margin 6,9 persen. Penurunan signifikan beban bunga menjadi kunci pemulihan, membuat struktur keuangan VIVA lebih sehat dan berimbang.


Total liabilitas VIVA juga turun menjadi Rp6,10 triliun per 30 Juni 2025 dari Rp7,28 triliun di akhir 2024. Ekuitas berbalik positif Rp418,97 miliar setelah sebelumnya minus Rp772,9 miliar.

Menurut Presiden Direktur VIVA, Arief Yahya, hasil restrukturisasi ini memberi ruang investasi lebih luas pada konten, teknologi, serta pengembangan SDM.

Di sisi lain, MDIA turut menunjukkan performa kuat. EBITDA naik menjadi Rp85,4 miliar dengan margin 27,7 persen, sementara laba usaha melonjak hampir tiga kali lipat ke Rp60,8 miliar. Kerugian bersih juga berhasil ditekan drastis menjadi Rp11,4 miliar dari Rp235,2 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Portofolio utama MDIA, ANTV, naik ke posisi enam besar TV hiburan nasional dengan TV Share 5,9 persen pada jam prime time. tvOne tetap kokoh sebagai TV berita nomor satu, dengan rata-rata pangsa pemirsa program berita reguler 5,8 persen sepanjang Januari–Juli 2025. Program Apa Kabar Indonesia dan Catatan Demokrasi konsisten mencatat rating tinggi, ditopang breaking news besar seperti Sidang Isbat Ramadan dan bencana alam.

Pada platform digital, tvOneNews.com menempati peringkat keenam publisher berita online nasional dengan 473,5 juta pageviews, sementara kanal YouTube tvOne menembus 15,8 juta subscriber. Viva.co.id juga stabil dengan 95,5 juta pageviews rata-rata bulanan. ANTV ikut mencatat 489,1 juta views di YouTube (+5,1 persen yoy) dan jangkauan media sosial lebih dari 105 juta pengguna unik.

Manajemen VIVA Group optimistis tren positif akan berlanjut di semester II 2025. “Dengan fondasi keuangan yang lebih kuat, ditambah strategi konten dan ekspansi digital, kami yakin dapat terus menjaga posisi di industri media nasional,” kata Arief Yahya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya