Berita

PMII DKI Dirikan Posko Damai (Foto: PW IKA PMII DKI Jakarta)

Politik

PMII DKI Dirikan Posko Damai, Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas

RABU, 03 SEPTEMBER 2025 | 11:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dalam rangka menjaga suasana kondusif dan keamanan masyarakat di tengah dinamika sosial politik saat ini, Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) DKI Jakarta mendirikan Posko Damai. 

Ketua PW IKA PMII DKI Jakarta, Sahabat Syarifudin Syalwani, mengatakan kehadiran posko ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta meneguhkan semangat kebersamaan.

Ia juga mengingatkan, agar masyarakat, khususnya generasi muda, waspada agar tidak terjebak dalam provokasi pihak-pihak tidak bertanggung jawab.


“Posko Damai bukan hanya sekadar simbol kehadiran IKA PMII, tapi juga ikhtiar nyata untuk menghadirkan kedamaian dan menyapa masyarakat secara langsung," kata Syarif dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi di jakarta, Rabu, 3 September 2025.

Ia menegaskan, kondusivitas adalah kunci untuk menjaga ruang demokrasi tetap sehat, sehingga aspirasi rakyat dapat disalurkan dengan damai. 

Dalam kesempatan itu,  Syarifudin mengajak warga dan para pengemudi ojek online (ojol) di sekitar lokasi makan bakso bersama. Aksi sederhana namun penuh makna ini menjadi simbol nyata kepedulian IKA PMII terhadap rakyat kecil.

"Makan bersama ini adalah wujud kehangatan, agar kita semua merasakan bahwa menjaga kedamaian bisa dimulai dari hal-hal sederhana,” ujar Syarifudin. 

Melalui Posko Damai, PW IKA PMII DKI akan terus hadir sebagai wadah silaturahmi, dialog, dan penguatan solidaritas. 

"Dengan semangat persaudaraan, PW IKA PMII DKI Jakarta mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap menjunjung nilai bijak, saling peduli, dan menjaga keamanan bersama," tutup Syarif menutup.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya