Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Okta Kumala Dewi (Foto: IG @oktakumaladewi)

Politik

Penembakan Diplomat RI di Peru Harus Diusut Tuntas

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 13:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Okta Kumala Dewi, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya diplomat Indonesia, Zetro Leonardo Purba, 40, yang tewas ditembak tiga kali oleh orang bersenjata di Lima, Peru, pada Senin malam, 1 September 2025.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Zetro Leonardo Purba. Beliau adalah putra bangsa terbaik yang sedang mengabdi di garis depan diplomasi Indonesia. Semoga husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," kata Okta dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 2 September 2025.

Atas dasar itu, Legislator PAN ini pun meminta pemerintah untuk segera bertindak cepat melalui jalur diplomatik.


"Kami meminta KBRI Lima untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah serta kepolisian Peru guna menginvestigasi motif pembunuhan ini. Kasus ini harus diusut tuntas dan jangan dibiarkan tanpa kejelasan," tegasnya.

Lebih lanjut, Okta menekankan bahwa perlindungan terhadap warga negara Indonesia merupakan amanat konstitusi. Terlebih, para diplomat adalah pejuang diplomasi yang mengemban tugas negara.

"Keamanan dan keselamatan mereka harus menjadi prioritas utama," katanya.

Okta juga menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme perlindungan bagi diplomat. Mengingat, dalam beberapa bulan ini sudah ada dua orang diplomat yang terenggut nyawanya.

"Negara harus hadir memberikan jaminan keamanan bagi setiap diplomat agar mereka dapat menjalankan tugas dengan tenang demi kepentingan bangsa," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak Peru setelah Zetro Leonardo Purba tewas ditembak orang tak dikenal. Sugiono meminta Peru menyelidiki tuntas kasus kematian Zetro.

"Kami sudah menyampaikan kepada pihak Kementerian Luar Negeri Peru dan kepolisian di sana untuk bisa menyelidiki kasus ini hingga tuntas," kata Sugiono.

Sugiono telah meminta Dubes RI untuk Peru, Ricky Suhendar, agar mengikuti proses penyelidikan kasus kematian Zetro Purba dan melakukan proses-proses terkait pemulangan jenazah ke Indonesia.

Dari informasi yang ada, Zetro Leonardo Purba, yang baru lima bulan bertugas di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Lima, tengah bersepeda bersama istrinya di kawasan Distrik Lince, Lima. Tiba-tiba seorang pria bersenjata mendekat dan melepaskan tiga tembakan ke arah korban.

Zetro segera dilarikan ke Klinik Javier Prado, namun nyawanya tidak tertolong. Sang istri berhasil selamat dan kini berada dalam perlindungan aparat kepolisian Peru.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya