Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa: Saham Pertahanan Dekati Rekor Tertinggi

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa berakhir di zona hijau yang didorong oleh saham pertahanan. 

Saham sektor pertahanan melonjak setelah kabar dari Financial Times  menyebutkan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyiapkan rencana pengiriman pasukan ke Ukraina sebagai bagian dari jaminan keamanan pascakonflik.

Dukungan untuk Ukraina tersebut berdampak positif bagi saham Eropa karena investor merespons dengan aksi beli. Saham sektor kedirgantaraan dan pertahanan pun melesat 2,1 persen dan mendekati rekor tertinggi,


Hal ini membuat indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 0,23 persen atau 1,29 poin menjadi 551,43 pada penutupan perdagangan Senin 1 September 2025. 

Saham Rolls-Royce Holdings, Rheinmetall, dan Hensoldt  melambung antara 2,8 persen hingga 4,5 persen.

Bursa regional utama juga berakhir di area positif. Indeks DAX Jerman naik 0,57 persen atau 135,12 poin menjadi 24.037,33.

FTSE 100 Inggris bertambah 0,10 persen atau 9,00 poin menjadi 9.196,34.  CAC Prancis meningkat 0,05 persen atau 4,00 poin menjadi 7.707,90.

Di Inggris, saham BAE Systems menguat 1,8 persen setelah Norwegia memilih perusahaan tersebut untuk pengadaan kapal fregat baru senilai 10 miliar Poundsterling atau sekitar 13,51 miliar Dolar AS.

Saham Novo Nordisk menguat 1,8 persen setelah perusahaan Denmark itu mengumumkan bahwa obat Wegovy mampu menurunkan risiko serangan jantung, stroke, atau kematian hingga 57 persen. 

Aktivitas manufaktur zona Euro pada Agustus tercatat tumbuh untuk pertama kalinya sejak pertengahan 2022 berkat lonjakan permintaan domestik dan output. 

Investor kini menanti laporan ketenagakerjaan AS yang diperkirakan dapat memengaruhi keputusan kebijakan Federal Reserve pada pertemuan mendatang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya