Berita

Aksi demonstrasi di kawasan Palmerah, Jakarta pada Kamis, 28 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

Sempat Dirawat di RS

Pelajar Asal Tigaraksa Tewas Usai Demo di Jakarta

SELASA, 02 SEPTEMBER 2025 | 01:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Aksi demonstrasi besar yang terjadi di Jakarta pada Kamis, 28 Agustus 2025 lalu kembali memakan korban jiwa. 

Teranyar, seorang pelajar asal Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, berinisial ALF, meninggal dunia setelah mengalami luka serius di bagian kepala akibat kericuhan aksi demo. Almarhum sempat dirawat di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal pada Senin, 1 September 2025.

"Betul, dan kami sangat berduka atas hal tersebut,” ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin malam, 1 September 2025.
 

 
Ia menjelaskan kronologi kejadian ketika ALF mengikuti demonstrasi di Jakarta.

"Almarhum ini izin keluar dan melaksanakan kegiatan, setelahnya baru termonitor bahwa posisinya sudah di rumah sakit tanpa identitas. Itu sementara hasil pendalaman,” jelas dia.

Kemungkinan almarhum melakukan demonstrasi di kawasan DPR hingga Pejompongan. Ia diduga bergabung dengan pelajar lain mengikuti demo di DPR yang berakhir ricuh.

"Kami pastikan kepada pihak keluarga apakah akan dilanjutkan, tapi keluarga tidak menuntut dan secara ikhlas menerima,” tambahnya.

Banyak pihak berharap aksi anarkisme yang terjadi di berbagai daerah untuk diakhiri mengingat banyaknya korban jiwa yang terus berjatuhan dan kerugian material. 

Terlebih bagi para pelajar yang mengikuti demonstrasi. Terlihat dalam beberapa momen, para pelajar ikut berdemonstrasi bahkan menyerang petugas keamanan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya