Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

BEI Harus Beri Perhatian pada Pergerakan Saham

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 10:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Efek Indonesia (BEI) harus memberi perhatian terhadap pergerakan saham.  

 CEO Vier Corp, Vier Abdul Jamal, menilai perdagangan saham saat ini stagnan. 

“Yang trading itu-itu saja. Kalau kita lihat pergerakan IHSG satu hari, investor mudah menilai apa yang bergerak. Hanya saham-saham itu saja,” katanya, dikutip dari siaran CNN baru-baru ini, Senin 1 September 2025.


Ia menekankan, tata kelola bursa harus dibenahi. Stagnasi perdagangan saham dinilai sebagai cermin lemahnya tata kelola BEI. 

Menurutnya, target IPO yang semakin sulit dicapai mempertegas persoalan ini. 

"Agustus lalu, direksi BEI menyebut ada 22 perusahaan yang siap IPO, namun realisasi jauh di bawah capaian tahun-tahun sebelumnya," katanya.

“Padahal sejak 2018, BEI kerap melampaui target IPO bahkan saat masih di pertengahan tahun. Kini, setengah target pun sulit dicapai,” tambahnya lagi. 

Pemerintah sempat menaikkan target calon emiten dari 51 menjadi 54, namun performa IPO tetap melemah. 

Vier pun menyinggung lambannya pengesahan undang-undang market maker yang membuat pelaku pasar serba salah.

“Kalau ada yang menggerakkan, malah dituduh insider trading atau perdagangan semu. Ini dilema bagi pelaku pasar,” ujarnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya