Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelegence)

Bisnis

Produksi Meningkat, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 09:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia tercatat sedikit melemah pada perdagangan Senin, 1 September 2025. Penurunan ini dipicu kekhawatiran meningkatnya produksi minyak global serta dampak tarif baru dari Amerika Serikat.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent turun 12 sen atau 0,18 persen menjadi 67,36 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah 13 sen atau 0,2 persen ke posisi 63,88 Dolar AS per barel. Aktivitas perdagangan diperkirakan lebih sepi karena adanya libur bank di AS.

Pasar minyak masih tertekan oleh konflik Rusia-Ukraina yang memanas. 


Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, berjanji akan membalas serangan drone Rusia yang menghantam fasilitas listrik di Ukraina utara dan selatan. Dalam beberapa pekan terakhir, kedua negara meningkatkan serangan udara yang menargetkan infrastruktur energi dan ekspor minyak Rusia.

Data pelacakan kapal tanker menunjukkan, pengiriman minyak Rusia dari pelabuhannya turun ke titik terendah dalam empat minggu terakhir, hanya sekitar 2,72 juta barel per hari. Analis dari ANZ menilai kondisi ini membuat pasar tetap waspada terhadap potensi gangguan pasokan.

Selain itu, investor menantikan pertemuan OPEC+ pada 7 September 2025. Pertemuan tersebut diharapkan memberikan sinyal soal kemungkinan peningkatan produksi dari negara-negara produsen minyak besar.

Di sisi lain, produksi minyak mentah AS terus mencetak rekor baru. Pada Juni 2025, produksinya naik 133.000 barel per hari menjadi 13,58 juta barel per hari, menurut data terbaru Badan Informasi Energi AS (EIA).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya