Berita

Presiden Prabowo Subianto saat pidato di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: YouTube Sekretariat Kabinet)

Politik

Presiden Prabowo Disarankan Kumpulkan Pemred Media Massa untuk Cari Solusi Tenangkan Rakyat

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 09:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Prabowo Subianto disarankan mengumpulkan para pemimpin redaksi (Pemred) untuk meredakan situasi keamanan yang masih memanas.

Menurut Analis komunikasi politik Hendri Satrio (Hensat), saat ini media massa lah yang bisa membantu menenangkan masyarakat.

"Makanya menurut saya saat ini jadi momentum penting bagi Prabowo dan pemerintah untuk memperbaiki komunikasi dengan kepada media massa, karena mereka kini menjadi jembatan yang sangat penting antara pemerintah dengan publik," kata Hensat kepada wartawan, Senin 1 September 2025.


Selain media massa, Presiden Prabowo juga bisa mengumpulkan para influencer atau pemilik akun-akun media sosial dengan pengikut yang besar.

“Itu dikumpulkan oleh Pak Presiden kemudian diberikan arahan-arahan untuk bisa menenangkan rakyat," kata Hensat.

Tak hanya itu, Hensat juga menyarankan agar Presiden Prabowo juga membangun dialog dengan tokoh-tokoh bangsa terdahulu. Mulai dari Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, hingga para wapres-wapres seperti Try Sutrisno, Boediono, dan Jusuf Kalla.

"Kenapa menurut saya perlu mengundang para Presiden dan Wakil Presiden sebelumnya itu saya yakin mereka punya masukan-masukan yang baik sekali untuk Pak Prabowo dalam mengatasi kondisi hari ini," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya