Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Waketum Edhy Baskoro Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu malam, 31 Agustus 2025. (Foto: YouTube KOMPASTV)

Politik

AHY: Keadilan Harus Tegak di Negeri Kita

SENIN, 01 SEPTEMBER 2025 | 05:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta jajaran menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan dalam tragedi demonstrasi di Jakarta pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Ia mendorong agar investigasi yang dilakukan Polri dalam mengusut kasus ini berjalan transparan dan akuntabel. 

“Sekali lagi keadilan harus tegak di negeri kita dan ini berlaku untuk semua. Kami juga menunggu hasil investigasi yang dijalankan oleh Polri terhadap jajarannya dan sekaligus juga menghimbau kepada siapa pun untuk benar-benar kita menghormati dan mematuhi segala hukum dan aturan yang berlaku di negeri kita,” ujar AHY dalam konferensi pers di kediamannya, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu malam, 31 Agustus 2025.


Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan itu mengaku baru pulang dari Tiongkok dalam tugas kenegaraan. Namun dirinya mendadak pulang mengingat situasi di dalam negeri tidak kondusif.

AHY langsung menghadiri rapat paripurna kabinet di Istana yang membahas kondisi politik nasional dalam beberapa hari terakhir. 

“Kita berusaha sekuat tenaga agar insiden, tragedi tersebut tidak terulang di waktu-waktu mendatang. Demokrasi dan kebebasan harus mendapatkan tempat yang baik di negeri ini. Partai demokrat selalu mendorong itu, tentu diletakkan pada koridor konstitusi, undang-undang dan aturan yang berlaku di negeri kita,” jelasnya.

Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Partai Demokrat yang termasuk dalam koalisi berupaya turut meredakan situasi yang memanas di Indonesia.

“Kami sebagai bagian dari pemerintahan dalam koalisi yang dibangun bersama, tentu juga ingin mendukung penuh langkah-langkah yang telah ditetapkan oleh Pak Presiden. Sekali lagi, tujuannya adalah mencari solusi yang terbaik, meredakan situasi dan pada akhirnya kita bisa kembali beraktifitas seperti sedia kala. Dan yang paling penting juga mencegah terjadinya korban jiwa dan kerusakan di berbagai daerah,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya