Berita

Kondisi Stasiun MRT Istora Mandiri usai kerusuhan. (Foto: RMOL/Alifia D.R.)

Nusantara

CCTV Stasiun MRT Istora Mandiri Rusak, Vending Machine Dijarah

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 16:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sejumlah fasilitas di Stasiun MRT Istora Mandiri, Jakarta Pusat dilaporkan hancur dan hilang mulai dari kamera pengawas hingga isi dari vending machine.

Plt Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Ahmad Pratomo, menyebut kerusakan cukup parah, terutama di pintu masuk stasiun.

"Kerusakan major pada entrance stasiun, baik itu kaca yang pecah, vandalisme. Vandalisme juga ada di dalam stasiunnya," ujar Tomo kepada wartawan, Sabtu, 30 Agustus 2025.


Selain kerusakan kaca dan dinding yang dicorat-coret, aksi penjarahan juga menyasar mesin jual otomatis. 

"Dan juga ada penjarahan pada vending machine, memang tidak semua," tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, Tomo memastikan hanya Stasiun Istora Mandiri yang terdampak kerusuhan. Hal itu diduga karena posisinya yang berada tepat di sekitar pusat bentrokan. Tak hanya itu, kamera pengawas juga ikut dirusak. 

"Ada juga ada perusakan pada fasilitas CCTV. CCTV baik di permukaan, artinya CCTV yang dari entrance stasiun kita yang menghadap ke jalan, maupun CCTV yang berada di level concourse atau satu level di bawah permukaan jalan," jelasnya.

MRT Jakarta hingga kini masih melakukan pendataan dan belum bisa memastikan nilai kerugian. Menurut Tomo, fokus utama saat ini adalah memperbaiki sarana agar layanan operasional bisa kembali normal.

"Untuk estimasi kerugian, kami masih dalam tahap evaluasi ya karena pagi hari ini kami masih dalam tahap inventarisir," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya