Berita

Presiden Prabowo Subianto saat pidato di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: YouTube Sekretariat Kabinet)

Politik

Presiden Prabowo Diminta Ganti Kapolri dan Kepala BIN

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 14:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Cara arogan kepolisian dalam mengamankan unjuk rasa di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis 28 Agustus 2025, hingga menelan korban jiwa, perlu menjadi catatan serius. 

Saat menghalau massa aksi, polisi dengan kendaraan taktis (rantis) melindas seorang driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan, hingga meninggal dunia. 

Direktur Eksekutif Lafadz Nusantara Center, Deni Iskandar, mengatakan tragedi rantis itu tidak lepas dari kelalaian polisi, yang tidak mengedepankan sikap humanis dalam mengawal massa aksi yang melakukan demonstrasi. 
 

 
"Pertama, saya turut bela sungkawa dan berduka cita atas meninggalnya driver Ojol. Kedua, Lafadz Nusantara Center secara tegas, meminta dengan hormat agar Presiden Prabowo Subianto segera mengganti Kapolri dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN)," kata Deni, kepada wartawan, Sabtu 30 Agustus 2025. 

Mahasiswa Magister Studi Agama-Agama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu berpandangan bahwa tindakan arogan kepolisian yang melindas secara sengaja driver Ojol itu, merupakan bagian dari upaya operasi cipta kondisi, dimana selain membuat gaduh, juga berpotensi mengarah pada penggulingan kekuasaan. 

"Kami melihat bahwa, tindakan kepolisian itu bagian dari Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan oleh elite-elite di internal kepolisian yang dilakukan secara terstruktur, dan itu berpotensi mengarah pada penggulingan Presiden. Sehingga Rakyat dibuat marah dan tidak percaya pada Pemerintah," katanya. 

Presiden Prabowo Subianto sendiri telah menyampaikan duka cita mendalam atas tewasnya Affan Kurniawan. Presiden dalam keterangan resminya mengatakan, pemerintahannya berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut. 

"Saya atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Indonesia mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa yang sudah dalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sangat sedih terjadi peristiwa ini," kata Prabowo.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya