Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelegence)

Bisnis

Stok Naik, Harga Minyak Tergelincir

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 09:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia ditutup turun pada perdagangan Jumat, 29 Agustus 2025. 

Penurunan ini terjadi karena para pedagang memprediksi permintaan bahan bakar di Amerika Serikat akan melemah, sementara pasokan minyak global diperkirakan meningkat pada musim gugur akibat produksi tambahan dari OPEC dan sekutunya.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober, yang kontraknya berakhir pada Jumat, turun 50 sen atau 0,73 persen menjadi 68,12 Dolar AS per barel. Kontrak Brent untuk pengiriman November yang lebih aktif juga melemah 53 sen atau 0,78 persen menjadi 67,45 Dolar AS.


Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) anjlok 59 sen atau 0,91 persen dan ditutup pada 64,01 Dolar AS per barel.

"Pasar kini mulai mengalihkan fokus ke pertemuan OPEC+ pekan depan," ujar Tamas Varga, analis di PVM Oil Associates.

Produksi minyak dari OPEC+ terus meningkat karena kelompok tersebut mempercepat kenaikan produksinya untuk merebut kembali pangsa pasar. Hal ini memicu lonjakan pasokan dan memberi tekanan turun pada harga minyak global.

"Secara keseluruhan, kita akan melihat pasokan minyak melimpah di tengah permintaan yang lesu," kata Andrew Lipow, Presiden Lipow Oil Associates.

Selain itu, musim berkendara musim panas di AS berakhir pada Hari Buruh (Labor Day) Senin mendatang. Ini menandai selesainya periode permintaan bahan bakar tertinggi di pasar terbesar dunia itu.

"Pasar mulai mempertanyakan dampak tarif impor terhadap prospek ekonomi tahun depan," kata Lipow, merujuk pada kebijakan tarif yang diberlakukan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap banyak mitra dagang Amerika. 

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya