Berita

Ketua IKA Usakti, Tb Robby Budiansyah. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

IKA Usakti Minta Seluruh Elite Politik Mawas Diri

SABTU, 30 AGUSTUS 2025 | 00:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ikatan Alumni Universitas Trisakti (IKA Usakti) angkat bicara terkait situasi nasional pasca aksi massa yang diwarnai kekerasan di Jakarta dan beberapa daerah.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara kita, Affan Kurniawan. Semoga almarhum mendapat balasan terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran,” ujar Ketua IKA Usakti, Tb Robby Budiansyah dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta,  Jumat malam, 29 Agustus 2025.

Ia memberikan pesan tajam kepada seluruh elite politik mulai pejabat negara hingga anggota legislatif agar lebih sensitif terhadap aspirasi rakyat dengan menunjukkan perilaku santun, sederhana, dan penuh kepedulian.


“Kami meminta para elite politik untuk mawas diri, melakukan introspeksi, dan tidak melukai hati rakyat. Publik membutuhkan keteladanan dari para pemimpinnya,” tegasnya.

Robby pun meminta semua pihak menahan diri serta mengedepankan dialog damai dalam menyikapi eskalasi ketegangan. 

“Mari bersama-sama mencari solusi atas problem bangsa melalui dialog dan musyawarah dengan sikap kebijaksanaan yang tinggi,” tegasnya.

Terkait penanganan kasus tewasnya Affan Kurniawan, IKA Usakti mendesak pengusutan tuntas secara adil. Aparat juga diminta mengutamakan pendekatan persuasif dan nonkekerasan dalam menghadapi masyarakat.

Kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya peserta aksi, Robby mengimbau agar tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, terutama yang beredar di media sosial.

Di akhir pernyataannya, IKA Usakti menyatakan keyakinannya pada komitmen Presiden Prabowo untuk mendengar aspirasi publik dan berpihak pada kepentingan rakyat kecil.

“Sebagaimana spirit peringatan 80 Tahun Kemerdekaan Indonesia, mari kita jaga soliditas dan persatuan demi mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya