Berita

Guru Besar Komunikasi Politik UIN Jakarta Gun Gun Heryanto. (Foto: Dok. Golkar Institute)

Politik

Akademisi UIN Jakarta: Tanpa Protokol, Komunikasi Politik Menjadi Sporadis

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 23:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai politik di Indonesia yang belum memiliki protokol komunikasi. Padahal, protokol komunikasi itu penting untuk dimiliki.

Begitu dikatakan Guru Besar Komunikasi Politik UIN Jakarta Gun Gun Heryanto saat menjadi pembicara pada acara Executive Education Program For Young Political Leaders Angkatan 19 (YPL 19) Golkar Institute, di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta.

Kata Gun Gun, adanya protokol komunikasi dalam organisasi politik dan pemerintahan sangat penting agar komunikasi tidak dilakukan secara sporadis.


“Rata-rata partai di Indonesia belum memiliki protokol komunikasi. Padahal sangat standar. Akhirnya (komunikasinya) mengalir aja, dan isunya seporadis," ujar Gun Gun dalam keterangan tertulis, Jumat 29 Agustus 2025.

Gun Gun menyebutkan setidaknya ada 12 poin Protokol Komunikasi Politik. Yaitu konteks komunikasi, tujuan komunikasi, rujukan komunikasi, narasi utama (pesan kunci), information roles, kegiatan komunikasi, pihak-pihak yang terlibat, kanal komunikasi yang digunakan, khalayak sasaran, efek yang diharapkan muncul, panduan tindakan yang boleh dilakukan, panduan tindakan yang tidak boleh dilakukan. 

Dalam kesempatan itu, Gun Gun juga mengapresiasi Partai Golkar yang berkomitmen terhadap pendidikan politik melalui Golkar Institute. 

Menurutnya. kebanyakan pendidikan politik kerap dilakukan hanya saat menjelang Pemilu saja.

“Satu partai yang serius mengkader, ya Partai Golkar, melalui Golkar Institute. Ini kerja intelektual yang bagus dan harus diapresiasi,” pungkasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya