Berita

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Pandjaitan.(Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Hendropriyono Diminta Sampaikan Informasi Utuh ke Prabowo soal Dalang Demo

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 18:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono yang mencurigai adanya campur tangan pihak luar negeri terkait demonstrasi ricuh di depan Gedung DPR, direspons Anggota Komisi III DPR Hinca Pandjaitan.

Hinca menilai tokoh sekaliber Hendropriyono sangat memahami situasi saat ini. Oleh karenanya ia berharap Hendropriyono menyampaikan informasi yang didapat langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Tentu kita berharap sekali Pak Hendro, orang yang sangat senior dan paham betul ini, menyampaikan secara lengkap kepada Presiden,” kata Hinca kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat 29 Agustus 2025. 


Menurut Hinca, informasi lengkap tentang dalang aksi yang dimaksudkan Hendropriyono perlu disampaikan kepada Kepala Negara sebagai masukan agar dipertimbangkan. 

“Agar betul-betul informasi itu menjadi masukan yang cukup dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga kebersamaan kita, menjaga kedaulatan negara, karena juga disebutkan peran asing,” kata Legislator Demokrat ini. 

Hinca mengaku tidak ahli dalam urusan informasi intelijen. Sehingga, pihaknya tidak ingin berspekulasi mengenai hal tersebut. 

“Kita enggak ahli di situ, tapi saya kira Pak Hendro kita minta untuk segera menyampaikan secara utuh, lengkap kepada pemerintah,” pungkas Hinca. 

Sebelumnya, Hendropriyono mengaku mengetahui dalang di balik aksi unjuk rasa yang terjadi dan berujung ricuh di depan Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. 

"Saya tidak lebih pintar, tapi saya mengalami semua, dan ini ada yang main gitu. Pada waktunya saya bisa sampaikan namanya yang main. Itu dari sana," kata Hendropriyono di Istana Negara, Kamis 28 Agustus 2025.

"Dari luar, orang yang dari luar. Hanya menggerakan kaki tangannya yang ada di dalam dan saya sangat yakin bahwa kaki tangannya di dalam ini tidak ngerti bahwa dia dipakai. Tapi pada waktunya nanti harus dibuka," sambungnya.



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya