Berita

Demonstran dari ojol dan masyarakat berhasil merangsek masuk ke depan markas Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Hukum

Massa Aksi Minta Brimob Dibubarkan

JUMAT, 29 AGUSTUS 2025 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Suasana di sekitar Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat petang, 29 Agustus 2025, semakin mencekam ketika ribuan massa aksi bertahan meski aparat terus menembakkan gas air mata. 

Saling dorong dan balasan petasan dari massa membuat situasi maju-mundur tanpa henti. Kondisi semakin sulit karena sinyal telepon seluler di sekitar lokasi terbatas.

Massa yang terkena paparan gas air mata tampak sesak dan terhuyung, namun beruntung ada relawan ambulans yang sigap memberi pertolongan dengan oksigen.


Massa yang terdiri dari warga sipil, pelajar STM, hingga pengemudi ojek online itu menyuarakan tuntutan keras. 

Mereka menuntut pertanggungjawaban atas tewasnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol yang terlindas mobil rantis Brimob saat demonstrasi Kamis malam, 28 Agustus 2025.

Massa juga meminta pelaku yang menabrak Affan dibawa ke hadapan mereka dan dihukum seadil-adilnya. Selain itu, mereka juga menuntut agar Brimob dibubarkan.

Situasi di sekitar Kwitang hingga berita ini disiarkan masih belum mereda. Massa memilih bertahan dengan semangat solidaritas, meski tekanan aparat terus berlangsung.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya