Berita

BRI dan INDODAX meluncurkan kartu debit khusus. (Foto: Dok. BRI)

Bisnis

BRI-INDODAX Luncurkan Kartu Debit Khusus Perkuat Pondasi Ekonomi Digital

KAMIS, 28 AGUSTUS 2025 | 22:09 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kartu debit baru dengan branding BRI X INDODAX diluncurkan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) bekerja sama dengan INDODAX.

Lewat kerja sama ini, nasabah INDODAX yang membuka rekening di BRI akan mendapatkan kartu debit khusus dengan berbagai fitur unggulan, antara lain bebas biaya transfer antarbank real-time, akses multi-currency hingga 12 mata uang, serta beragam keuntungan berupa diskon dan cashback hingga Rp125.000 untuk top-up wallet maupun transaksi harian.

“Kami melihat kesempatan memperkenalkan layanan keuangan digital kepada lebih banyak orang berkat jaringan BRI yang luas hingga ke pelosok negeri," kata CEO INDODAX, William Sutanto, Kamis, 28 Agustus 2025.


Kartu debit tersebut tidak hanya sebagai alat transaksi, melainkan juga gerbang menuju literasi finansial yang lebih maju. Masyarakat dapat mengenal layanan digital dan kripto secara bertahap.

Masyarakat juga bisa memperoleh perlindungan tambahan berupa asuransi kecelakaan hingga 250 persen dari saldo rekening, serta akses program loyalitas BRI.

Proses aktivasi dilakukan secara seamless, mulai dari pembukaan rekening dengan flagging khusus, integrasi data ke INDODAX, hingga penerbitan reward token.

"Kami ingin mengajak generasi muda Indonesia untuk lebih percaya diri dalam memanfaatkan layanan digital yang aman dan terintegrasi. Bersama BRI, kami percaya langkah ini akan memperkuat pondasi ekonomi digital Indonesia di masa depan,” jelas William.

Sementara itu, Direktur Network & Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto menyebut kartu debit co-branding tersebut sebagai jembatan antara layanan perbankan konvensional dengan ekosistem aset digital.

"Dengan begitu, bisa memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah, aman, dan relevan dengan generasi muda,” tambah Aquarius.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya