Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

S&P 500 Cetak Rekor, Wall Street Ceria

KAMIS, 28 AGUSTUS 2025 | 09:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street semarak karena S&P 500 mencetak rekor penutupan tertinggi. 

Indeks berbasis luas S&P 500 ditutup naik 0,24 persen atau 15,46 poin menjadi 6.481,40 pada perdagangan Rabu 27 Agustus 2025 waktu setempat. Angka ini melampaui rekor sebelumnya pada 14 Agustus.

Nasdaq menguat 0,21 persen atau 45,87 poin menjadi 21.590,14. Sementara Dow Jones Industrial Average naik 0,32 persen atau 147,16 poin menjadi 45.565,23.


Dilaporkan Reuters, dari 11 sektor utama S&P 500, delapan di antaranya menghijau. Sektor energi memimpin dengan lonjakan 1,15 persen, disusul sektor teknologi informasi yang naik 0,48 persen.

Saham Nvidia, perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia dan pemimpin produsen prosesor AI, bergerak fluktuatif sebelum akhirnya ditutup turun tipis 0,1 persen. 

Laporan keuangannya dijadwalkan keluar setelah pasar tutup dan dinilai sangat krusial karena Nvidia menyumbang sekitar 8 persen dari bobot S&P 500. 

Dengan kapitalisasi pasar sebesar 4 triliun Dolar AS dan bobot S&P 500 terbesar, pendapatan Nvidia dianggap sebagai momen penting bagi pasar bullish secara keseluruhan.

Kini, investor tengah menguji kekuatan reli saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI).  yang mendorong valuasi ke level yang dinilai sebagian pelaku pasar terlalu tinggi.

Saham raksasa teknologi lain yang terhubung dengan AI menunjukkan kinerja variatif. Saham Microsoft menguat hampir 1 persen, Meta Platforms merosot hampir 1 persen. 

Jumlah saham yang naik mengungguli yang turun dengan rasio 2,2 banding 1 di S&P 500. Indeks ini juga mencatat 28 rekor tertinggi baru dan 1 rekor terendah, sedangkan Nasdaq membukukan 127 rekor tertinggi baru dan 35 terendah.

Volume perdagangan di bursa Wall Street relatif ringan, dengan 14,0 miliar saham berpindah tangan, lebih rendah dibandingkan rata-rata 16,9 miliar saham dalam 20 hari perdagangan terakhir.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya