Berita

Peserta Executive Education Program For Young Political Leaders Angkatan 19 Golkar Institute, di Kantor Lemhannas RI, Jakarta, Rabu 27 Agustus 2025. (Foto: Dok Golkar Institute)

Politik

Gubernur Lemhannas Titip Pesan Penting untuk Peserta Pendidikan Golkar Institute

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 22:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Inti dari sistem demokrasi yang diterapkan di Indonesia adalah kedaulatan ada di tangan rakyat.

Begitu dikatakan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily saat memberikan kuliah umum kepada peserta Executive Education Program For Young Political Leaders Angkatan 19 Golkar Institute, di Kantor Lemhannas RI, Jakarta, Rabu 27 Agustus 2025.

“Inti dari demokrasi itu adalah pemerintahan di tangan rakyat. Di negara lain, belum tentu ada demokrasi seperti demokrasi Indonesia,” kata Ace.


Di hadapan para peserta pendidikan, Ace beri pesan penting bagi anak muda yang ingin terjun ke dunia politik.

“Jadi politisi itu harus diniatkan untuk mengabdi. Jangan cari duit. Kalau cari duit jadi pengusaha. Kalau mau kaya, jangan jadi politisi. Ini prinsip saya,” katanya.

“Kalau jadi anggota DPR, anggota dewan, jangan hanya datang pas mau pemilu saja,” demikian pesan Ace.

Selain mendapatkan kuliah dari Gubernur Lemhannas RI, pada peserta executive education juga mendapatkan materi dari Telisa Aulia Falianty, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia dan Edy Prasetyono, Senior Assistant Professor Departemen Ilmu Hubungan Internasional FISIP UI.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya