Berita

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 27 Agustus 2025 (Foto: Sekretariat Presiden RI)

Politik

Bahlil Lahadalia Cari Selamat di Istana

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 21:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah politik Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia beserta petinggi Golkar menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada siang tadi, Rabu 27 Agustus 2025, tampaknya ingin ‘cari selamat’. 

Meskipun, dalam bahasa komunikasi politiknya, Bahlil mengaku ingin memperkuat koalisi jangka panjang dengan Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Demikian analisa pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga saat berbincang dengan Kantor Berita Politik sesaat lalu, Rabu malam 27 Agustus 2025.


Jamiluddin menuturkan, Bahlil terlebih dahulu ingin menyamakan persepsi dalam menjaga dan memperkuat koalisi dengan Presiden Prabowo. Hal itu diperlukan agar Asta Cita dapat diwujudkan dalam kebersamaan.

“Dengan cara itu, Golkar tampaknya ingin menunjukkan kepada Prabowo sebagai partai terdepan dalam membangun koalisi jangka panjang,” kata Jamiluddin. 

Menurutnya, hal itu dilakukan Bahlil untuk meyakinkan kepada Prabowo bahwa Golkar tidak dua kaki dalam koalisi. Dengan kata lain, Golkar hanya berkomitmen bersama Prabowo pada saat ini dan Pilpres 2029.

Dengan cara itu, kata Jamiluddin, Golkar berharap Prabowo tidak lagi meragukan loyalitas partai pohon beringin. 

Setidaknya Bahlil tidak lagi dinilai lebih loyal ke Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) daripada Prabowo. Mengingat, Bahlil sangat dekat dengan ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut. 

“Jadi, Bahlil tampaknya ingin mempertahankan posisinya sebagai Ketua Umum Golkar. Bahlil ingin meyakinkan Prabowo bahwa ia pasti akan mendukung dan mengusung Prabowo pada Pilpres 2029,” ujar Jamiluddin. 

Dengan begitu, menurut Jamiluddin, Bahlil berharap posisinya sebagai Ketua Umum akan tetap aman. Keinginan internal Golkar untuk mengganti Bahlil dengan Tutut atau Agus Gumiwang Kartasasmita setidaknya dapat diredam.

“Jadi, kedatangan Bahlil beserta petinggi Golkar menemui Prabowo bisa jadi untuk menyelamatkan posisinya sebagai ketum. Untuk itu, Bahlil tampaknya menggaransi Golkar tetap bersama Prabowo saat ini dan Pilpres 2025,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama sejumlah pengurus DPP Golkar menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu siang, 27 Agustus 2025.

Bahlil didampingi Sekjen Partai Golkar Sarmuji, Wakil Ketua Umum Adies Kadir, Ahmad Doli Kurnia, dan lainnya. Mereka kompak mengenakan jaket kuning khas partai.

“Kami baru selesai melakukan silaturahmi dengan Bapak Presiden. Posisi kami hari ini sebagai pengurus DPP Partai Golkar, saya didampingi oleh Sekjen, bendahara umum, pembina, ketua, wakil-wakil ketua umum, dan unsur ketua," kata Bahlil kepada wartawan usai pertemuan.

Lebih jauh, Bahlil menegaskan bahwa Partai Golkar siap mendukung penuh implementasi program pemerintahan Prabowo yang tertuang dalam Asta Cita.

“Sudah barang tentu semua ini dalam rangka bagaimana kita bisa mewujudkan apa yang menjadi program-program Bapak Presiden dalam Asta Cita," tandasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya