Berita

Tenaga ahli PCO bidang ekonomi Fithra Faisal di Rumah Besar Gatot Kaca, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 27 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Bisnis

Perputaran Ekonomi Jangan Sampai Hanya di Kelompok Elite

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 20:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tenaga ahli PCO bidang ekonomi Fithra Faisal meminta agar perputaran ekonomi di Indonesia berjalan baik kepada seluruh kalangan masyarakat. 

“Bahwa ketika ekonomi hanya berputar di kelompok elite, yang disebut extractive economy institutions, maka yang terjadi adalah rakyatnya tertinggal,” kata Fithra dalam acara diskusi publik Berani Bicara #4 bertemakan Akankah Realisasi Investasi 2025 Capai Target? di Rumah Besar Gatot Kaca, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 27 Agustus 2025.

“Rakyatnya hanya menjadi penonton di tengah pembangunan yang megah, di tengah pembangunan yang everywhere, anywhere, di tengah orang yang sedang kemudian mendorong bangunan-bangunan tinggi dan menjulang tapi penontonnya rakyat yang tidak bisa masuk gedung-gedung tersebut, ini akan jadi masalah,” tambah dia.


Lanjut dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan hal yang vital bagi kemajuan sebuah bangsa.

Maka dari itu, Fithra mengatakan jika investasi masuk ke Indonesia diharapkan masyarakat mampu berpartisipasi dengan baik agar tidak terjadi ketimpangan.

“Yang penting lagi adalah sourchtive capacity, peningkatan sumber daya manusia, sehingga ketika di masuk investasinya, masyarakatnya bisa berpartisipasi,” imbuhnya.

“Jangan sampai misalnya ada satu kondisi di Maluku misalnya, masuk investasi pertumbuhan ekonomi 20 persen lebih tapi ini tingkat kemiskinan kok enggak berubah, berarti kan ada masalah. Itu investasinya untuk siapa? Hanya untuk kalangan elite,” tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya