Berita

Open AI (Foto: Developer.nvidia)

Tekno

OpenAI Digugat Orang Tua Remaja yang Bunuh Diri Gunakan ChatGPT

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 14:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

OpenAI dan CEO-nya, Sam Altman, digugat oleh orang tua seorang remaja yang bunuh diri setelah diduga mendapatkan informasi soal cara melukai diri sendiri dari ChatGPT.

Gugatan ini diajukan oleh orang tua Adam Raine, remaja 16 tahun asal California, ke pengadilan negara bagian San Francisco pada Selasa, 26 Agustus 2025. Adam meninggal pada 11 April lalu setelah selama berbulan-bulan berdiskusi soal bunuh diri dengan ChatGPT.

Menurut orang tuanya, Matthew dan Maria Raine, chatbot tersebut tidak hanya memvalidasi keinginan Adam untuk bunuh diri, tetapi juga memberikan detail metode berbahaya, cara menyelundupkan alkohol, hingga cara menyembunyikan bukti percobaan bunuh diri yang gagal.


"ChatGPT bahkan menawarkan untuk membuatkan surat bunuh diri," kata keduanya, dikutip dari 9News, Rabu, 27 Agustus 2025.

Orang tua Adam menuduh OpenAI mengutamakan keuntungan dibanding keselamatan pengguna saat meluncurkan GPT-4o pada Mei 2024. Mereka menuntut ganti rugi dan meminta perusahaan bertanggung jawab atas “kematian yang salah” serta pelanggaran keselamatan produk.

Menanggapi gugatan ini, juru bicara OpenAI menyatakan perusahaan berduka atas kematian Adam. Ia menegaskan bahwa ChatGPT sebenarnya memiliki perlindungan, seperti mengarahkan pengguna ke layanan bantuan krisis. Namun, OpenAI mengakui perlindungan ini tidak selalu efektif, terutama dalam percakapan panjang.

OpenAI juga mengatakan akan menambahkan kontrol orang tua dan menjajaki cara menghubungkan pengguna yang sedang krisis dengan tenaga profesional berlisensi.

Para pakar kesehatan mental mengingatkan, semakin realistisnya chatbot AI membuat orang kerap mengandalkannya untuk curhat atau dukungan emosional. Namun, penggunaan AI tanpa pengawasan dinilai berisiko, terutama bagi pengguna yang rentan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya