Berita

Pemuda Kelompok Pokdakan Aik Apau Desa Dendang, Bangka Belitung memanfaatkan lahan bekas tambang sebagai media bercocok tanam. (Foto: Dok Pertamina)

Bisnis

PFmuda Pertamina Kembangkan 110 Inovasi Perkuat Ketahanan Energi

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 14:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertamina memberikan stimulan dana pengembangan inovasi sosial mencapai Rp3,7 miliar kepada 110 inovasi terbaik karya generasi muda lewat program PFmuda 2025.

Selain pendanaan, para inovator muda PFmuda juga mendapatkan pendampingan atau mentoring intensif dari ekspertis serta penguatan jejaring dan peluang kolaborasi dengan investor maupun mitra strategis.

“Lewat PFmuda, Pertamina menumbuhkan kepedulian sosial dan tanggung jawab kolektif terhadap berbagai kondisi sosial di lingkungan atau desa sekitar mereka melalui inovasi sosial," kata Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Arrifianto, Rabu, 27 Agustus 2025.


Kisah inovasi terbaik datang dari pemuda Kelompok Pokdakan Aik Apau Desa Dendang, Bangka Belitung. Kelompok ini melakukan pemanfaatan lahan bekas tambang (kulong) menggunakan metode rakit apung sebagai media untuk bercocok tanam di atas genangan air.

Dari kategori ideation, inovasi datang dari mahasiswa Universitas Sriwijaya, kelompok Peptinas, yang memanfaatkan potensi nanas di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.

Mereka mengembangkan pestisida organik dari limbah kulit nanas, di mana berdasarkan hasil kajian dan riset, 500 ml pestisida membutuhkan 0.30-0.41 kg limbah segar. 

Untuk digitalisasi pangan, mahasiswa Universitas Pertamina mengembangkan DigiFloc, solusi berbasis Internet of Things (IoT) untuk budidaya ikan sistem bioflok.

Solusi yang dikembangkan, antara lain DigiFeed+ (pemberian pakan otomatis), DigiSense (monitoring kualitas air seperti pH dan suhu secara realtime), dan DigiPump (sistem pompa aerator darurat).

Gas ramah lingkungan dari air lindi juga dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Mulawarman dengan nama Bioetam. Diproses menggunakan reaktor dengan metode biodigester anaerob, air lindi diubah menjadi hasil produk biogas berupa gas metana dalam tabung 235 ml.

Sejak tahun 2020, program PFmuda menjadi ajang adu gagasan generasi muda muda dalam upaya menuntaskan isu sosial di sekitarnya. 

Tahun ini, total pendaftar program PFmuda mencapai 3.485 kelompok dan kemudian diseleksi secara daring, mulai dari tahapan kurasi proposal, pitching, dan demo day.

Sebanyak 110 proposal terbaik terseleksi, terdiri dari 30 kategori ideation atau rintisan inovasi sosial dan 80 kategori sociopreneur atau inovasi sosial yang sudah dirintis lebih dari satu tahun. 

Untuk terpilih menjadi yang terbaik, para peserta dinilai komitmen dalam implementasi inovasi, kebermanfaatan inovasi terhadap masyarakat, hingga keberlanjutan inovasinya, baik dari aspek ekonomi, lingkungan, dan tata kelola.  

“Ekosistem program PFmuda dirancang menjadi support system dari hulu ke hilir dalam mengembangkan inovasi sosial generasi muda hingga menjadi kewirausahaan sosial yang mandiri dan berdampak luas," kata  Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S Asngari.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya