Berita

Woody Allen (Foto: Instagram @woodyallenofficial)

Dunia

Sutradara Legendaris AS Woody Allen Masuk Daftar Musuh Ukraina

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 09:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sutradara legendaris Hollywood, Woody Allen, resmi dimasukkan ke dalam daftar musuh Ukraina di situs kontroversial Mirotvorets (Pembawa Perdamaian) setelah berpartisipasi dalam acara sinema di Rusia.

Langkah ini diambil setelah Allen muncul melalui video pada Pekan Film Internasional Moskow, di mana ia membicarakan kariernya dan hubungannya yang lama dengan Rusia.

Kementerian Luar Negeri Ukraina mengecam keterlibatan Allen, menyebutnya sebagai “aib” dan “penghinaan” terhadap para aktor dan pembuat film Ukraina yang berkorban akibat perang. Sebagai bentuk protes, Teater Akademik Nasional Lviv bahkan membatalkan pertunjukan musikal panggung Allen, Bullets Over Broadway.


Situs Mirotvorets, yang dikenal dekat dengan badan keamanan Ukraina, menambahkan profil Allen pada Senin, 25 Agustus 2025. Dalam keterangannya, Allen dituduh “secara sadar berpartisipasi dalam acara propaganda Rusia” dan disebut sebagai “korban kekerasan psikologis oleh propaganda teroris Rusia”.

Situs ini dikenal kontroversial karena mempublikasikan data pribadi orang-orang yang dianggap “musuh” Ukraina. Bahkan, beberapa orang yang namanya masuk daftar tersebut pernah ditemukan tewas atau meninggal dalam kondisi mencurigakan, membuatnya kerap dijuluki sebagai “daftar pembunuhan”.

Menanggapi kecaman tersebut, Allen membela partisipasinya dengan mengatakan bahwa seni dan pertukaran budaya seharusnya tidak diputus meskipun ada konflik politik.

“Dalam konflik Ukraina, saya sangat yakin bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin sepenuhnya salah. Namun, apa pun yang dilakukan para politisi, memutus dialog artistik bukanlah cara yang baik untuk membantu,” ujar Allen, dikutip dari RT, Rabu 27 Agustus 2025.

Mirotvorets sebelumnya juga menargetkan banyak tokoh internasional, termasuk aktor Hollywood Mark Eydelshteyn, bintang hoki Rusia Alexander Ovechkin, serta tokoh Amerika terkenal seperti mantan Direktur Intelijen Nasional AS Tulsi Gabbard dan jurnalis Tucker Carlson.

Pemerintah Rusia mengecam keras situs tersebut dan menyebutnya ekstremis. Sebaliknya, pihak pengelola Mirotvorets mengklaim bahwa situs itu adalah alat sah untuk melindungi keamanan nasional Ukraina.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya