Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham Nvidia Moncer, Wall Street Gembira

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 08:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) di Bursa Wall Street menghijau ditopang kenaikan saham Nvidia dan Eli Lilly. 

Langkah Presiden AS Donald Trump yang memecat Gubernur Fed Lisa Cook atas dugaan pelanggaran pinjaman hipotek menimbulkan kekhawatiran baru tentang potensi campur tangan politik dalam kebijakan moneter. Indeks Utama sempat terkoreksi sesaat karena dorongan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh the Fed. 

Indeks berbasis luas S&P 500 menguat 0,41 persen atau 26,62 poin menjadi 6.465,94 pada penutupan perdagangan Selasa 26 Agustus 2025, mendekati rekor penutupan tertingginya pada 14 Agustus


Nasdaq Composite Index menguat 0,44 persen atau 94,978 poin menjadi 21.544,27. 

Dow Jones Industrial Average bertambah 0,30 persen atau 135,60 poin jadi 45.418,07.

Saham Nvidia melesat 1,1 persen menjelang laporan keuangan kuartalannya yang akan dirilis Rabu malam waktu setempat. Investor menantikan hasil kinerja perusahaan chip terbesar dunia tersebut, yang dinilai sebagai barometer utama bagi reli saham berbasis kecerdasan buatan (AI), di tengah ketegangan perdagangan Amerika Serikat-China.

Dari 11 sektor dalam indeks S&P 500, tujuh di antaranya menghijau. Sektor industri memimpin dengan lonjakan 1,03 persen, diikuti keuangan yang menanjak 0,76 persen.

Saham Eli Lilly melonjak hampir 6 persen setelah perusahaan mengumumkan bahwa obat eksperimentalnya mampu menurunkan berat badan sebesar 10,5 persen pada pasien diabetes.

Saham Boeing menguat 3,51 persen. Saham Johnson & Johnson menyusut 1,08 persen. 

Volume di bursa Wall Street relatif ringan, dengan 15,7 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan rata-rata 16,9 miliar saham selama 20 sesi sebelumnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya