Berita

Seminar bertajuk "Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan: Literasi Sejarah untuk Masa Depan" di Institut Nalanda, Jakarta Timur, Selasa 26 Agustus 2025.(Foto: Dok Hikmahbudhi)

Nusantara

Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan RI

Pemuda Berperan sebagai Agen Perubahan

RABU, 27 AGUSTUS 2025 | 06:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemuda didorong berperan sebagai agen perubahan positif dalam masyarakat, negara, dan dunia, dengan inovasi, semangat, dan visi baru untuk mencapai kemajuan di berbagai bidang seperti teknologi, pendidikan, dan lingkungan. 

Demikian dikatakan Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu dalam seminar bertajuk "Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan: Literasi Sejarah untuk Masa Depan" di Institut Nalanda, Jakarta Timur, Selasa 26 Agustus 2025.

Seminar yang digagas Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) ini dalam rangka memperingati 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.


"Sejarah bukan hanya tentang masa lalu, tapi juga panduan untuk masa depan. Dengan memahami perjuangan para pahlawan, kita bisa membangun karakter yang kuat, jujur, dan berintegritas untuk memimpin bangsa," kata Kevin.

Sementara itu, Rektor Institut Nalanda Sutrisno menyoroti bagaimana pendidikan sejarah di kampus dapat menjadi landasan moral bagi mahasiswa. 

"Institut Nalanda berkomitmen untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kokoh. Sejarah adalah alat penting untuk mencapainya," kata Sutrisno.

Sedangkan Waketum Majelis Mahayana Indonesia (Mahasi) Emil Atmadjaya mengajak para peserta untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kebersamaan dan persatuan yang dicontohkan oleh para pejuang kemerdekaan. 

"Di tengah beragamnya tantangan, kita harus kembali pada fondasi yang telah dibangun oleh para pendahulu kita. Literasi sejarah mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan dan bekerja sama demi tujuan yang lebih besar," kata Emil. 

Sementara Ketua Pelaksana Ananda Budi Setiawan menyampaikan harapannya agar para peserta dapat mengambil hikmah dari setiap pelajaran sejarah. 

"Seminar ini menjadi pengingat bagi kita semua, terutama generasi muda, bahwa semangat gotong royong dan persatuan adalah warisan tak ternilai dari para pahlawan," kata Ananda.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya