Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Lapor Penerima MBG Tembus 21 Juta

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 19:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah menjangkau 21 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Di acara peresmian Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional (INN) Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Mahar Mardjono, Cawang, Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2025, Prabowo menegaskan bahwa program MBG yang sebelumnya diragukan banyak pihak mulai menunjukkan hasil konkretnya.

“Masalah Indonesia tadi itu masalah tidak percaya diri. Waktu saya canangkan makan bergizi untuk semua anak-anak kita, banyak yang tidak percaya. Banyak yang tidak setuju, dan kalaupun setuju mereka mengira akan mengambil waktu 5-10 tahun,” kata Prabowo.


Prabowo menuturkan, sejumlah negara memang membutuhkan waktu panjang untuk mewujudkan program serupa. Namun, ia mengaku bangga karena Indonesia mampu bergerak lebih cepat.

“Beberapa negara membutuhkan waktu 5-10 tahun, tapi saya kemarin punya sesuatu kebanggaan, saya bisa berdiri di depan wakil-wakil rakyat 15 Agustus saya melaporkan makan bergizi sekarang sudah sampai waktu itu ke 20.400.000 penerima manfaat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan data terbaru yang ia terima menunjukkan program MBG kini telah melampaui 21 juta penerima.

“Tadi malam saya dapat laporan, sudah melewati 21.000.000. Saya monitor tiap hari, hari ini berapa, hari ini berapa. Di mana ada masalah,” tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya