Berita

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Dasco Gercep Kontak Budi Gunadi Imbas KLB Campak di Sumenep

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 18:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan DPR merespons cepat kejadian luar biasa (KLB) campak yang ditetapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, setelah jumlah pasien mencapai 2.105 kasus sejak Januari hingga akhir Agustus 2025.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa pihaknya langsung menelepon Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk merespons KLB campak tersebut. 

“Ya semalem saya sudah langsung telepon dengan Menteri Kesehatan,” ungkap Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa 26 Agustus 2025.


Saat menelepon Menkes Budi, Ketua Harian DPP Gerindra ini meminta agar dilakukan langkah antisipatif agar peristiwa tersebut diatasi dan tak terulang lagi. 

“Meminta diambil langkah-langkah preventif agar hal tersebut bisa cepat tertanggulangi,” tukasnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep melakukan penyisiran ke sekolah-sekolah taman kanak-kanak (TK) dan PAUD dalam rangka vaksinasi massal campak. 

Hal itu dilakukan menyusul status kejadian luar biasa (KLB) campak yang ditetapkan setelah jumlah pasien mencapai 2.105 kasus sejak Januari hingga akhir Agustus 2025.

“Angkanya memang masih naik, tetapi kami optimistis dengan vaksinasi massal ini laju penambahan pasien baru bisa ditekan. Saat ini tercatat sudah 2.105 pasien,” ujar Kepala Dinkes Sumenep, dr Elliya Fardasah, Selasa 26 Agustus 2025.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya