Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Kasihan Lihat Menterinya Kerja Terus Tanpa Libur

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 18:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyinggung ritme kerja keras para menterinya di Kabinet Merah Putih. 

Ia mengaku prihatin sekaligus kagum karena para pembantunya bekerja tanpa mengenal hari libur demi mengejar target pembangunan nasional.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional (INN) Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Mahar Mardjono, Cawang, Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2025.


Prabowo menekankan bahwa upaya mencapai target pembangunan bangsa tidak bisa dilakukan secara normatif dan harus ada langkah luar biasa. 

“Mengejar pembangunan Indonesia, mengejar kesejahteraan Indonesia, tidak bisa business as usual, tidak bisa. We have to work harder. We have to do our best,” tegas Prabowo.

Presiden kemudian mengungkapkan bahwa ia merasa kasihan karena para menteri di kabinetnya bekerja penuh tanpa jeda. Bahkan, kalender kerja mereka tidak mengenal hari libur nasional.

“Makanya saya ini sebut-sebutnya, ya ada kasihan juga semua Menteri-Menteri saya. Karena di Kabinet Merah Putih itu kata mereka, tidak ada hari merah di kalender kita. We work 7 days a week,” ucapnya.

Meski begitu, Prabowo menegaskan dirinya tetap memberi ruang agar para menterinya bisa menjaga keseimbangan. 

Menurut Presiden yang terpenting adalah kepemimpinan dan pengambilan keputusan terbaik dalam setiap kebijakan.

“Tapi saya akan beri saudara-saudara cukup waktu untuk diterahin. Karena yang kita butuh dari saudara adalah leadership, management, and the best decision,” tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya