Berita

Upacara pemakaman digelar di halaman Rumah Sakit Nasser untuk para jurnalis yang tewas dalam serangan Israel terhadap fasilitas medis di Khan Younis, Gaza selatan, pada 25 Agustus 2025 (Foto: Anadolu Agency/Abed Rahim Khatib)

Dunia

Trump Kecam Serangan Israel ke RS Gaza, Netanyahu Ngaku Menyesal

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 14:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden AS Donald Trump mengecam keras serangan udara Israel yang menghantam Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, Gaza Selatan.

Serangan pada Senin, 25 Agustus 2025, itu menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk lima jurnalis Palestina.

"Saya tidak senang. Saya tidak mau melihatnya," kata Trump saat ditanya soal serangan tersebut, dikutip dari ABC, Selasa, 26 Agustus 2025.


Tak lama setelah pernyataan Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberikan respons yang berbeda dari biasanya. Kali ini, nada bicaranya lebih lembut.

"Israel sangat menyesalkan kecelakaan tragis di Rumah Sakit Nasser dan menghargai kerja jurnalis, staf medis, serta semua warga sipil. Militer sedang melakukan penyelidikan menyeluruh," ujarnya.

Perubahan sikap Netanyahu ini mengingatkan pada responsnya beberapa bulan lalu ketika Israel menyerang satu-satunya gereja Katolik di Gaza. Saat itu, Trump juga menyatakan ketidaksenangannya. Banyak analis menilai, Trump adalah satu-satunya pemimpin dunia yang benar-benar punya pengaruh terhadap Netanyahu.

Serangan di Rumah Sakit Nasser diduga merupakan “double-tap strike”, yaitu pola serangan di mana Israel mengebom sekali, lalu melakukan serangan kedua ketika tim penyelamat dan jurnalis datang membantu korban.

Hingga kini, Israel belum memberikan alasan jelas soal serangan ke rumah sakit tersebut. Militer hanya mengulangi klaim lama bahwa Hamas menggunakan fasilitas sipil sebagai markas.

Para pengamat menilai, tanpa tekanan kuat dari Trump, kecil kemungkinan kebijakan Israel terhadap Gaza akan berubah. Namun, dengan serangan terbaru ini yang menewaskan banyak jurnalis dan terekam kamera, sorotan dunia terhadap Israel diperkirakan akan semakin tajam.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya