Berita

Firdaus Oiwobo bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: X @islah_bahrawi)

Politik

Islah Bahrawi Soroti Pertemuan Jokowi-Firdaus Oiwobo: Nggak Ada Obat

SELASA, 26 AGUSTUS 2025 | 02:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Viral di media sosial X sebuah foto yang memperlihatkan pengacara kontroversial Firdaus Oiwobo bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi.

Foto momen pertemuan tersebut salah satunya diunggah oleh Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi melalui akun X pribadinya yang dikutip Selasa 26 Agustus 2025.

Potret tersebut memicu komentar menohok dari Islah yang merupakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU).


"Semakin ke sini, mantan presiden makin ke sono. Dia mulai ikhlas didatengin dagelan bocor kayak gini,” tulis Islah.

Islah melihat, pertemuan Jokowi dengan Firdaus Oiwobo tampak seperti sesuatu yang tidak direncanakan.

"Ini yang namanya pertemuan gak sengaja di gang buntu. Sama-sama kesasar,” sambungnya.

Islah juga menyinggung penampilan Firdaus Oiwobo yang mengenakan seragam unik lengkap dengan batu akik mencolok.

“Salfok gua ama seragam dan batu akiknya. Orang ini nampaknya udah gak ada obat,” tutup Islah.

Sebelumnya melalui unggahan di akun Instagram @m.firdausoiwobo_sh, Sabtu 23 Agustus 2025, Firdaus mengumumkan pembentukan sebuah organisasi bernama Ternak Mulyono (Termul).

Dalam video tersebut, Firdaus mengklaim dirinya sebagai pendiri sekaligus ketua umum organisasi yang mengusung logo monyet cokelat melambaikan tangan dengan tulisan termul di bawahnya.

"Hari ini pada tanggal 23 Agustus 2025, saya resmi mendirikan organisasi Ternak Muliono atau Termul. Saya sebagai ketua umum dan pendirinya akan mendeklarasikan dalam waktu dekat,” kata Firdaus dalam pernyataannya.

Ia menegaskan tujuan pendirian Termul merupakan untuk menghadapi kelompok Roy Suryo dan Rismon Sianipar yang kerap bersuara kritis.





Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya