Berita

(Foto: RMOL/Yudhistira Wicaksono)

Politik

Laporan Keuangan Haji BPKH Dapat Opini WTP Tujuh Kali Berturut-turut

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 17:47 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan tahun 2024. 

Capaian ini menandai keberhasilan BPKH mempertahankan opini WTP selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2018.

Kepala BPKH Fadlul Imansyah menegaskan capaian ini merupakan wujud konsistensi lembaga dalam menjaga akuntabilitas.


“Laporan keuangan BPKH sejak 2018 hingga 2024 selalu meraih opini WTP. Ini buah kerja keras seluruh insan BPKH yang mengoptimalkan nilai manfaat di atas target yang diharapkan,” ujarnya di Muamalat Tower, Jakarta Selatan, Senin, 25 Agustus 2025.

Opini WTP sendiri merupakan penilaian tertinggi dari BPK, yang menunjukkan bahwa BPKH telah mematuhi empat standar audit keuangan yang berlaku, yaitu laporan keuangan yang memadai dan lengkap, kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan, serta sistem internal yang efektif.

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Amri Yusuf, menambahkan bahwa opini WTP merupakan bentuk pertanggungjawaban pengelolaan dana haji kepada publik.

"Dana haji adalah dana umat yang jumlahnya sangat besar, dan setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan. Dengan opini WTP, jemaah mendapat ketenangan bahwa dananya dikelola dengan baik, sesuai aturan, dan dapat dipercaya,” jelasnya.

Sepanjang 2024, BPKH mencatat dana kelolaan mencapai Rp171,64 triliun atau 100,99 persen dari target Rp169,95 triliun. Angka ini tumbuh 2,94 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp166,74 triliun.

Pertumbuhan juga terlihat pada komponen Penempatan Investasi Haji (PIH) yang naik 2,98 persen dan Dana Abadi Umat (DAU) yang meningkat 1,05 persen. 

Sementara itu, nilai manfaat pengelolaan dana haji tahun 2024 mencapai Rp11,54 triliun, melampaui target Rp11,52 triliun dengan capaian 100,17 persen. Nilai ini tumbuh 5,68 persen dibanding 2023 yang sebesar Rp10,92 triliun.

Dari nilai manfaat tersebut, BPKH mengalokasikan Rp8,1 triliun untuk pembiayaan penyelenggaraan haji 2024. 

Adapun hasil pengelolaan dana haji (yield) tercatat 6,97 persen, lebih tinggi dari target 6,78 persen dan naik dibanding tahun 2023 yang sebesar 6,72 persen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya