Berita

Buah durian (Foto: Wikipedia)

Bisnis

Ekspor Buah dan Sayur Vietnam Melonjak Tajam, Durian Paling Laku

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 14:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ekspor buah dan sayur Vietnam ke Amerika Serikat (AS) melonjak tajam hingga 67 persen, menghasilkan pendapatan sekitar 316 juta Dolar AS (setara Rp4,8 triliun).

Menurut Asosiasi Buah dan Sayur Vietnam, buah-buahan seperti pisang, jambu biji, buah naga, kelapa, dan produk olahannya menjadi favorit konsumen Amerika. Pengiriman ke pasar lain seperti Jepang dan Taiwan juga tumbuh pesat, mencapai kenaikan dua digit.

Namun, ekspor ke pembeli tradisional seperti China dan Thailand justru turun drastis, antara 15–40 persen. Akibatnya, total ekspor buah dan sayur Vietnam turun tipis 2 persen, menjadi sekitar 4,6 miliar Dolar AS.


“Ekspor sudah pulih dari penurunan tajam di awal tahun. Angka dalam delapan bulan terakhir hampir menyamai capaian tahun lalu,” kata Dang Phuc Nguyen, Sekretaris Jenderal Asosiasi Buah dan Sayur Vietnam, dikutip dari VN Express, Sabtu, 23 Agustus 2025.

Pendorong utama ekspor Vietnam adalah durian, yang kini menjadi komoditas dengan kontribusi terbesar. Sebelumnya, ekspor durian ke China sempat anjlok karena negara itu memperketat standar mutu. Namun, sejak Vietnam menyesuaikan diri dengan aturan tersebut, ekspor durian kembali melonjak.

Doan Van Ven, CEO perusahaan eksportir durian Anh Thu Dak Lak, mengatakan perusahaannya mulai mengirim durian lagi ke China sejak awal Agustus. Menurutnya, proses izin bea cukai dan pemeriksaan kualitas kini jauh lebih cepat, termasuk pengecekan residu bahan kimia seperti auramine O dan kadmium.

Para pakar memperkirakan ekspor buah dan sayur Vietnam tahun ini berpotensi melampaui rekor 2024 yang mencapai 7 miliar Dolar AS, terutama jika ekspor durian terus membaik.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya