Berita

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel (tengah). (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Politik

Kasus Noel Ebenezer jadi Momen Prabowo Lebih Beringas Berantas Korupsi

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 10:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kasus mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (Noel) seharusnya menjadi momentum bagi Presiden Prabowo Subianto lebih beringas memberantas korupsi.

"Noel yang kena OTT KPK mempertegas bahwa korupsi masih menjadi penyakit struktural yang kronis, tak mudah diberantas meskipun retorika antikorupsi kerap digembar-gemborkan. Saatnya pemerintahan Presiden Prabowo lebih beringas lagi menindak para pejabat koruptif, tanpa ampun," ujar pengamat politik Citra Institute, Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL di Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025.

Di samping itu, Pemerintahan Presiden Prabowo berpotensi terkena dampak dari kasus Noel, lantaran aktivis ternyata tidak terlepas dari potensi korupsi.


"Kasus Noel juga berdampak terhadap sisi politik dan pemerintahan. Apalagi melihat latar belakang Noel adalah bagian dari Aktivis," tuturnya.

Lebih lanjut, magister ilmu politik Universitas Nasional (UNAS) itu mendorong agar Pemerintahan Presiden Prabowo lebih beringas lagi menindak pejabat koruptif, untuk memperbaiki citra di publik.

"Sebab ternyata seorang aktivis yang turut terlibat menumbangkan Pemerintahan Orde Baru karena perilaku KKN, juga berperilaku buruk dan korup saat dipercaya sebagai bagian dari pembantu  pemerintah," pungkasnya.

Noel bersama 13 orang di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan terlibat perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya