Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Bill Clinton bertukar perjanjian tentang pembentukan pusat peringatan bersama untuk pertukaran informasi peluncuran rudal segera setelah menandatanganinya, di Moskow pada tanggal 4 Juni 2000 (Foto: Rferl.org)

Dunia

Dokumen Rahasia Ungkap Clinton Pernah Ajak Putin Lawan Osama bin Laden

SENIN, 25 AGUSTUS 2025 | 09:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, ternyata pernah mengusulkan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk bekerja sama melawan terorisme internasional.

Hal ini terungkap dari catatan rahasia yang baru-baru ini dibuka ke publik. Catatan tersebut berasal dari pertemuan puncak pertama Clinton dan Putin di Kremlin, Moskow, pada 4 Juni 2000.

Catatan itu dirilis pada Kamis lalu setelah adanya gugatan Kebebasan Informasi dari Arsip Keamanan Nasional, sebuah lembaga riset di Universitas George Washington.


Dalam pertemuan itu, Clinton mengajukan ide untuk membuat strategi bersama menghadapi ancaman teror, terutama terkait Osama bin Laden dan jaringan Al-Qaeda.

“Bagaimana jika kita bekerja sama melawan terorisme, khususnya melawan bin Laden?” tanya Clinton kepada Putin, dikutip dari RT, Senin 25 Agustus 2025.

“Kita harus menyatukan rakyat kita untuk membuat pendekatan komprehensif,” tambahnya.

Saat itu, Putin yang baru menjabat juga tengah menghadapi pemberontakan Islamis di kawasan Kaukasus Utara. Ia menyetujui gagasan itu dan menyebut perlunya “front bersama” melawan “Teroris Internasional”.

Selain isu terorisme, keduanya juga membahas kemungkinan Rusia bergabung dengan NATO. Clinton mengakui bahwa perluasan NATO ke arah timur memang menjadi masalah sensitif bagi Moskow. Putin menegaskan, hubungan penuh antara Rusia dan NATO diperlukan agar keamanan kawasan tetap terjaga.

Setelah serangan teroris pada 11 September 2001, AS dan Rusia sempat bekerja sama erat dalam memerangi kelompok Islam radikal. Namun, hubungan itu merenggang ketika AS melakukan invasi Irak pada 2003. Rusia mengecam langkah tersebut karena dianggap melanggar hukum internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan Washington dan Moskow semakin memburuk, terutama setelah konflik Ukraina pada 2022. AS pun meminimalkan kerja sama dengan Rusia.

Meski begitu, sejak Donald Trump menjabat Presiden AS, Washington dan Moskow mulai mencoba memulihkan hubungan. Beberapa pembicaraan telepon dan pertemuan puncak di Alaska awal bulan ini membahas peluang kerja sama di bidang ekonomi dan energi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya