Berita

Selebgram Lisa Mariana memenuhi panggilan KPK di Jakarta, Jumat, 22 Agustus 2025. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Lisa Mariana Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil Ditarget?

JUMAT, 22 AGUSTUS 2025 | 13:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lisa Mariana memenuhi panggilan penyidik KPK untuk digali kasus dugaan korupsi markup iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb) tahun 2021-2023.

Sosok yang viral lantaran mengaku punya hubungan khusus dengan mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil ini datang pukul 11.28 WIB didampingi beberapa pengacara di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, 22 Agustus 2025.

"Saya bakal kooperatif menjelaskan sedetail-detailnya," kata Lisa saat tiba di Gedung Merah Putih KPK.


KPK beralasan, pemanggilan Lisa dilakukan untuk menelusuri aliran uang atau follow the money dalam kasus tersebut. 

Selain Lisa, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan anak pertama Presiden ke-3 BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie sebagai saksi.

Dalam proses hukum kasus ini, KPK sudah melakukan penggeledahan di rumah Ridwan Kamil pada Senin, 10 Maret 2025 di Bandung. Hasilnya, KPK mengamankan dokumen, barang bukti elektronik, 1 unit sepeda motor merek Royal Enfield, dan 1 kendaraan mobil Mercedes Benz.

Selain rumah Ridwan Kamil, tim penyidik juga menggeledah 11 tempat lainnya. Dari semua tempat, KPK mengamankan dan menyita berbagai barang bukti, seperti dokumen, catatan, uang dalam bentuk deposito sebesar Rp70 miliar, kendaraan roda dua dan roda empat, serta aset tanah dan bangunan atau rumah.

KPK juga telah mengumumkan 5 tersangka pada Kamis, 13 Maret 2025. Mereka adalah mantan Dirut bjb Yuddy Renaldi; mantan Pimpinan Divisi Corsec bank bjb, Widi Hartono; pemilik agensi Antedja Muliatama, Ikin Asikin Dulmanan.

Kemudian pemilik agensi BSC dan Wahana Semesta Bandung Ekspres WSBE, Suhendrik; dan pemilik agensi Cipta Karya Mandiri Bersama dan Cipta Karya Sukses Bersama, Sophan Jaya Kusuma.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya