Berita

Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily menutup Program Pemantapan Pendidikan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan ke-25 di Gedung Dwi Warna, Lemhannas RI, Jakarta, Rabu, 21 Agustus 2025. (Foto: RMOL)

Politik

Penutupan P3N, Gubernur Lemhannas Ingatkan Alumni Jadi Agen Perubahan

KAMIS, 21 AGUSTUS 2025 | 17:19 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily menutup Program Pemantapan Pendidikan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan ke-25 di Gedung Dwi Warna, Lemhannas RI, Jakarta, Rabu, 21 Agustus 2025.

Dalam pidatonya, Ace mengapresiasi dedikasi peserta yang telah menempuh pendidikan selama tiga bulan setengah. 

Ia menyebut P3N berhasil membekali calon pimpinan nasional dengan materi strategis, mulai dari geopolitik, geoekonomi, biopolitik, hingga geostrategi.


"Saudara-saudara ditempa dengan berbagai materi Puncaknya, peserta menghasilkan policy brief berjudul Arah dan Tantangan Indonesia ke Depan untuk Kemandirian Ekonomi. Itu pemikiran monumental yang menjadi masukan berharga bagi Lemhannas,” ujar Ace.

Ace menegaskan, alumni P3N dituntut menjadi pemimpin berkarakter negarawan, berintegritas, dan siap menjadi agent of change di instansi masing-masing.

“Ketahanan nasional adalah syarat mutlak mencapai tujuan bangsa. Pemimpin nasional harus mampu bersinergi, berkolaborasi, membangun kerja sama, dan berorientasi pada visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ace juga memberikan penghargaan kepada peserta dengan nilai akademik dan KKP terbaik, salah satunya Irjen Pol Mukti Juwarsa. 

“Semoga prestasi ini jadi pemicu pengabdian lebih besar bagi bangsa dan negara,” pungkas Ace.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya