Berita

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. (RMOL/Ahmad Alfian)

Bisnis

Sandiaga Ajak Masyarakat Gunakan AI untuk Peluang Usaha

KAMIS, 21 AGUSTUS 2025 | 14:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan pandangannya soal tren penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang kian marak di tengah masyarakat.

Sandiaga menyebut banyak orang kini sudah tak bisa lepas dari penggunaan AI dalam aktivitas sehari-hari. Ia sendiri mengaku turut memanfaatkan teknologi tersebut, khususnya ChatGPT, untuk membantu mencari informasi.

"Siapa nih yang tiap hari nggak bisa lepas dari ChatGPT? Hayoo ngaku… Saya juga suka pakai AI buat cari informasi. Rasanya praktis banget, tinggal ketik langsung keluar jawabannya," ujar Sandiaga, lewat akun X miliknya, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Kamis, 21 Agustus 2025.


Namun, eks Wakil Gubernur Jakarta pendamping Anies Baswedan itu juga menekankan agar masyarakat tidak berhenti hanya menjadikan AI sebagai alat bantu pencari informasi semata. 

Menurutnya, teknologi ini bisa dimanfaatkan lebih jauh untuk membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja baru.

"Tapi jangan sampai kita bergantung dengan AI. Kalau kita bisa manfaatkan lebih jauh, AI ini bukan cuma sekadar buat nambah pengetahuan, tapi juga bisa jadi alat untuk buka peluang usaha bahkan menciptakan lapangan kerja," tegasnya.

Sandiaga optimistis, dengan pemanfaatan yang tepat, AI bisa menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong ekonomi kreatif Indonesia, sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya