Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher (Foto: Dok. Stafsus Netty)

Politik

Kasus Raya jadi Cermin Penerima Manfaat Negara Masih Banyak Masalah

KAMIS, 21 AGUSTUS 2025 | 09:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Meninggalnya Raya, bocah berusia 4 tahun asal Sukabumi, akibat 1 kg cacing pita yang bersemayam di tubuhnya, menjadi cerminan bahwa penyaluran perlindungan sosial dari pemerintah banyak masalah.

"Peristiwa ini harus menjadi cermin bahwa data penerima manfaat dan aksesibilitas layanan dasar masih banyak persoalan," tegas anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyami Aher kepada  RMOL di Jakarta, Kamis, 21 Agustus 2025.

Menurut Netty, selama ini banyak warga miskin ekstrem seperti keluarga Raya, tidak menerima bantuan sosial dari pemerintah bahkan luput dari akses kesehatan.


"Masih banyak keluarga yang terabaikan, tidak memiliki administrasi kependudukan dan jaminan kesehatan, sehingga tidak bisa tertangani secara layak," katanya.

Ia meminta masyarakat untuk tidak menyalahkan siapapun dalam kasus meninggalnya Raya, tapi ke depan perlu berbenah agar seluruh masyarakat miskin ekstrem mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

Hal ini untuk mendorong terwujudnya cita-cita pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan target miskin ekstrem 0 persen harus segera tercapai.

"Tragedi ini tidak boleh dilihat hanya sebagai kesalahan individu atau aparat desa semata, tetapi sebagai alarm keras bagi kita semua yaitu sistem perlindungan sosial dan kesehatan harus benar-benar hadir di tengah masyarakat," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya