Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Emas Bersinar di Tengah Isu Politik AS

KAMIS, 21 AGUSTUS 2025 | 07:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas di pasar spot menguat didorong oleh anjloknya kurs Dolar Amerika Serikat (AS).

Isu politik domestik di AS membebani Dolar. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja sekeranjang enam mata uang, menyusut 0,05 persen di level 98,21. Lemahnya Dolar AS  membuat emas batangan yang dihargakan dalam greenback lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya. 

Pasar saat ini menantikan simposium Jackson Hole yang hasilnya nanti dapat memberi gambaran terkait suku bunga. Sementara Presiden AS Donald Trump mendesak Gubernur Federal Reserve Lisa Cook untuk mengundurkan diri terkait tuduhan hipotek, yang mengintensifkan upayanya untuk mendapatkan pengaruh atas bank sentral.


Selain emas, harga logam lainnya menguat. 

Berikut pergerakan harga logam dunia pada perdagangan Rabu 20 Agustus 2025 waktu setempat yang dikutip dari Reuters.  

- Emas di pasar spot naik 0,9 persen menjadi 3.344,37 Dolar AS setelah mencapai level terendah sejak 1 Agustus di awal sesi
- Emas berjangka AS ditutup menguat 0,9 persen menjadi 3.388,50 Dolar AS per ons.
- Perak spot melesat 1,1 persen menjadi 37,78 Dolar AS per ons
- Platinum menguat 2,1 persen menjadi 1.333,43 Dolar AS
- Paladium stabil di posisi 1.115,15 Dolar AS.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya